Babinsa dan Warga Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Sragen
Babinsa Desa Guworejo bersama warga gotong royong merenovasi rumah tidak layak huni milik warga kurang mampu di Sragen, wujud kepedulian TNI dan solidaritas sosial masyarakat.
SRAGEN, LINTASTIMURMEDIA.COM – Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan aparat TNI melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Babinsa Desa Guworejo, Serma Sumartana bersama tiga anggota Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen, bahu-membahu dengan warga melaksanakan gotong royong renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), Selasa (07/04/2026).
Kegiatan sosial ini difokuskan pada rumah milik Maryanto (53), warga Dukuh Poh Ireng, Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, yang selama ini berada dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan agar dapat dihuni dengan lebih aman dan nyaman. Renovasi dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sekitar, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.
Sejak pagi hari, suasana penuh semangat tampak di lokasi. Aparat TNI bersama warga bergotong royong mulai dari pembongkaran bagian rumah yang rusak hingga proses perbaikan struktur bangunan. Kehadiran Babinsa tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga turut terjun langsung membantu pekerjaan fisik, memperlihatkan kedekatan TNI dengan rakyat.
Serma Sumartana menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah binaannya.
“Kami hadir tidak hanya untuk mendampingi, tetapi juga ikut membantu secara langsung agar proses renovasi berjalan lancar dan tepat waktu. Ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan gotong royong seperti ini memiliki nilai strategis dalam membangun semangat kolektif di tengah masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan.
Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis, aman, dan saling mendukung. “Melalui kegiatan ini, kami berharap nilai gotong royong tetap terjaga dan menjadi budaya yang terus hidup di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Maryanto mengungkapkan rasa haru dan syukur atas bantuan yang diberikan oleh Babinsa dan warga. Ia mengaku selama ini kesulitan memperbaiki rumahnya karena keterbatasan ekonomi.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari Bapak Babinsa dan warga semua. Renovasi ini sangat berarti bagi kami sekeluarga, karena kini rumah kami menjadi lebih layak untuk ditempati,” tuturnya dengan penuh haru.
Kegiatan renovasi rumah tidak layak huni ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Aksi gotong royong ini sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan dan persatuan bangsa.
Diharapkan, langkah inspiratif ini dapat menjadi contoh bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat nyata dari kebersamaan dan solidaritas.
Sumber: Agus Kemplu





















