Babinsa Klego Pantau Padi Program Pompanisasi di Boyolali
Babinsa Klego melakukan pendampingan dan memantau pertumbuhan padi program pompanisasi di Desa Karangmojo, Boyolali, untuk mendukung peningkatan produksi pertanian dan swasembada pangan nasional.
BOYOLALI – LINTASTIMURMEDIA.COM – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan oleh aparat kewilayahan sebagai garda terdepan pendampingan masyarakat. Babinsa Koramil 14/Klego Kodim 0724/Boyolali, Sertu Supriyanto, kembali turun langsung ke sawah untuk melakukan pendampingan dan pemantauan perkembangan tanaman padi milik petani binaan di Desa Karangmojo, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Minggu (23/11/25).
Pemantauan ini merupakan bagian dari rangkaian program pompanisasi yang bertujuan memastikan ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian, terutama pada musim tanam tahap kedua. Dari hasil pengecekan di lapangan, Sertu Supriyanto memastikan bahwa tanaman padi tumbuh optimal dan menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan.

“Dari hasil pantauan, padinya tumbuh sangat subur. Kebutuhan pupuk dan ketersediaan air di sawah sejauh ini terpenuhi dengan baik,” ujar Babinsa.
Menurutnya, keberhasilan pertumbuhan padi tidak terlepas dari sinergi antara petani, pemerintah desa, dan peran aktif TNI AD dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa dituntut hadir memberi pendampingan mulai dari persiapan lahan, pengolahan, perawatan hingga masa panen, sehingga produktivitas pertanian mampu meningkat signifikan.
“Pendampingan ini menjadi bukti komitmen kami dalam meningkatkan produksi padi di Boyolali. Para petani juga mengaku sangat terbantu dengan bimbingan yang diberikan, terutama terkait pengelolaan air dan perawatan tanaman,” tambahnya.
Para petani di Desa Karangmojo memberikan apresiasi atas dedikasi Babinsa yang tak henti memberikan dukungan di lapangan. Mereka menilai kehadiran Babinsa menjadi dorongan moral sekaligus membantu mereka meningkatkan ketepatan teknik budidaya padi.

Selain memastikan keberhasilan program pompanisasi, pendampingan ini juga turut mendorong kesiapan wilayah Boyolali dalam menjaga stabilitas pangan daerah, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap kebutuhan beras nasional.
“Semoga kegiatan pendampingan ini terus berlanjut, sehingga kami dapat berkontribusi lebih besar dalam mendukung swasembada pangan, khususnya di Kecamatan Klego,” pungkas Sertu Supriyanto.
Dengan sinergi yang terus diperkuat, diharapkan hasil panen padi di wilayah Klego mampu meningkat dari tahun sebelumnya dan menjadi contoh keberhasilan strategi pertanian berbasis pendampingan langsung.

Reporter: Agus Rodo Kemplu
Editor: Thab212





















