Korem 132/Tadulako & Bulog Jaga Stabilitas Harga Beras Sulteng
Korem 132/Tadulako bersama Bulog gelar Gerakan Pangan Murah di Sulawesi Tengah untuk menjaga stok dan stabilitas harga beras jelang akhir tahun.
LINTASTIMURMEDIA.COM – PALU, 9 Agustus 2025 – Dalam upaya menjaga ketahanan pangan, mencegah gejolak harga, dan memastikan ketersediaan beras bagi seluruh lapisan masyarakat, Komando Resor Militer (Korem) 132/Tadulako bersama Perum Bulog memperkuat langkah kolaboratif melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Kegiatan ini dibahas dalam forum Zoom Meeting nasional, Kamis (7/8/2025), yang melibatkan TNI, Bulog, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

Dalam pertemuan strategis lintas sektor tersebut, Danrem 132/Tdl Brigjen TNI Deni Gunawan, S.E. yang diwakili Kasrem 132/Tdl Kolonel Inf A.T. Chrishardjoko, S.I.P., menegaskan bahwa Korem 132/Tadulako siap berperan aktif dalam mendukung penuh pelaksanaan program GPM–SPHP di seluruh wilayah teritorialnya, khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah.
“Peran TNI dalam Gerakan Pangan Murah tidak hanya terbatas pada distribusi. Lebih dari itu, kami memastikan setiap warga dapat merasakan manfaat langsung dari intervensi harga pangan yang dilakukan pemerintah. Edukasi kepada masyarakat juga penting agar mereka memahami nilai strategis program ini bagi stabilitas ekonomi keluarga,” ujar Kolonel Chrishardjoko.

Korem 132/Tadulako akan mengerahkan personel, armada distribusi, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan penyaluran beras berjalan lancar hingga ke pelosok. Edukasi lapangan juga akan digencarkan, termasuk sosialisasi harga acuan dan manfaat GPM–SPHP bagi petani, pedagang, dan konsumen.
Program GPM–SPHP yang dijalankan Bulog bersama TNI menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mengendalikan inflasi pangan. Menjelang akhir tahun dan potensi cuaca ekstrem, program ini diharapkan mampu mencegah lonjakan harga, menjaga stok beras tetap aman, dan memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap memiliki akses terhadap bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.

Kolaborasi ini juga melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS), dinas perdagangan, serta pelaku usaha pangan lokal. Dengan sinergi yang kian solid, Korem 132/Tadulako optimistis bahwa stabilitas pangan di Sulawesi Tengah dapat terjaga sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan rakyat di tengah tantangan ekonomi global.
“Ketersediaan pangan yang stabil adalah bagian dari pertahanan negara. Jika rakyat tercukupi kebutuhannya, maka ketahanan nasional semakin kuat,” tegas Kolonel Chrishardjoko.





















