Apresiasi Groundbreaking Masjid Raya Darusalam oleh Danrem 132/Tdl: Simbol Keberagaman dan Toleransi yang Kuat

#LINTASTIMURMEDIA.COM

Apresiasi Groundbreaking Masjid Raya Darusalam oleh Danrem 132/Tdl: Simbol Keberagaman dan Toleransi yang Kuat
Danrem 132/Tdl Apresiasi Groundbreaking Masjid Raya Darusalam di Palu

LINTASTIMURMEDIA.COM - PALU - Apresiasi Groundbreaking Masjid Raya Darusalam oleh Danrem 132/Tdl: Simbol Keberagaman dan Toleransi yang Kuat. Danrem 132/Tdl Apresiasi Groundbreaking Masjid Raya Darusalam di Palu

Pada Jumat, 9 Februari 2024, Danrem 132/Tdl, Brigjen TNI Dody Triwinarto S.IP., M.Han, mengapresiasi pemancangan pondasi bangunan (groundbreaking) Masjid Raya Darusalam di Palu. Pembangunan kembali masjid ini merupakan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air, dengan target selesai pada bulan Desember 2024.

Brigjen TNI Dody Triwinarto menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan masjid tersebut, menyebutnya sebagai simbol keberagaman dan toleransi di Provinsi Sulawesi Tengah. Dia juga mengapresiasi inisiatif Gubernur H. Rusdy Mastura dalam memajukan fasilitas keagamaan untuk masyarakat.

Gubernur Sulteng, H.Rusdy Mastura, menjelaskan bahwa Masjid Raya adalah simbol religius di provinsi tersebut yang sebelumnya rusak parah akibat gempa bumi pada 28 September 2018. Dia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang memberikan motivasi agar masjid tersebut dibangun kembali.

Gubernur juga menyoroti komitmen keuangan yang besar dari APBD Sulawesi Tengah untuk proyek ini, mencapai Rp 380 miliar. Ia berharap pembangunan masjid selesai tepat waktu dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

Gubernur juga mengusulkan agar masjid diberi nama Masjid Raya Fastabiqul Khairat, mengingat pentingnya sinar Alkhairaat bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, Ka Kanwil Kemenag Sulteng, Rektor Untad, Rektor UIN Datokarama Palu, Rektor Universitas Alkhairaat, serta jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan panitia pembangunan masjid.