Babinsa Mojosongo Bantu Petani Boyolali Basmi Gulma untuk Panen Melimpah

Babinsa Mojosongo Boyolali turun ke sawah bantu petani cabut gulma demi hasil panen padi melimpah dan dukung swasembada pangan nasional.

Babinsa Mojosongo Bantu Petani Boyolali Basmi Gulma untuk Panen Melimpah
Babinsa Mojosongo Turun ke Sawah, Dukung Petani Basmi Gulma Demi Panen Padi Melimpah di Boyolali

BOYOLALI – LINTASTIMURMEDIA.COM – Upaya mendukung program swasembada pangan nasional dan memperkuat ketahanan pangan daerah terus digencarkan oleh jajaran TNI Angkatan Darat. Salah satu buktinya terlihat dari langkah nyata yang dilakukan Babinsa Koramil 03/Mojosongo Kodim 0724/Boyolali, Sertu Agung Wahyudi, yang terjun langsung ke areal persawahan membantu petani membersihkan gulma atau rumput liar di Desa Tambak, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (20/9/2025).

Dengan cangkul di tangan, Sertu Agung bersama para petani terlihat bahu-membahu mencabuti gulma yang tumbuh di sela-sela tanaman padi. Gulma yang dibiarkan tumbuh liar dinilai sangat berbahaya karena dapat menyerap nutrisi dari tanah, menghambat pertumbuhan tanaman padi, bahkan menurunkan kualitas hasil panen.

Gulma ini harus dibasmi, karena sangat besar pengaruhnya. Jika dibiarkan, tanaman padi akan rusak dan proses pembuahan menjadi lambat,” tegas Sertu Agung Wahyudi saat ditemui di area persawahan.

Menurutnya, pendampingan Babinsa kepada petani tidak hanya sebatas saat tanam atau panen saja, melainkan berlangsung berkesinambungan. Mulai dari tahap pengolahan lahan, proses penanaman bibit, hingga perawatan padi seperti penyiangan gulma, semua terus dikawal agar produktivitas pertanian masyarakat Boyolali semakin meningkat.

Ini merupakan salah satu kendala utama yang harus diatasi agar hasil panen bisa maksimal. Dengan pengendalian gulma secara rutin, produktivitas padi dapat ditingkatkan dan kualitas gabah juga lebih baik,” ujarnya menambahkan.

Kehadiran Babinsa di tengah sawah disambut positif oleh petani. Selain meringankan pekerjaan fisik, kehadiran TNI di lapangan juga memberikan motivasi bagi para petani agar tidak menyerah menghadapi tantangan sektor pertanian, seperti cuaca ekstrem, serangan hama, hingga harga gabah yang fluktuatif.

Para petani berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut. Dukungan nyata dari aparat TNI seperti Babinsa diyakini mampu memperkuat semangat gotong royong, mendorong inovasi dalam pengelolaan lahan pertanian, serta menjaga stabilitas pangan daerah. Dengan sinergi TNI dan masyarakat, Boyolali diharapkan mampu menjadi salah satu lumbung padi andalan di Jawa Tengah, bahkan berkontribusi besar pada ketahanan pangan nasional.