Pra TMMD Wonogiri 2026 Dimulai, Kemanunggalan TNI dan Masyarakat Kuat Bangun Desa

Pra TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Desa Hargantoro Wonogiri resmi dimulai. Sinergi TNI dan masyarakat terlihat kuat dalam pembangunan talud demi percepatan pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan warga.

Pra TMMD Wonogiri 2026 Dimulai, Kemanunggalan TNI dan Masyarakat Kuat Bangun Desa
Kemanunggalan TNI dan Masyarakat Kian Nyata dalam Pra TMMD Wonogiri 2026, Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan Desa

WONOGIRI, LINTASTIMURMEDIA.COM – Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali menunjukkan eksistensinya dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh Kodim 0728/Wonogiri. Meskipun pembukaan resmi TMMD dijadwalkan pada 22 April 2026 mendatang, tahapan Pra TMMD telah lebih dulu dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan capaian pembangunan di wilayah sasaran.

Atas instruksi langsung Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, seluruh personel mulai diterjunkan untuk melaksanakan kegiatan Pra TMMD. Langkah ini dinilai penting guna memastikan seluruh target pembangunan, baik fisik maupun nonfisik, dapat tercapai secara maksimal, tepat waktu, dan berkualitas tinggi.

Pada Jumat (17/4/2026), kegiatan Pra TMMD resmi dimulai di Desa Hargantoro, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri. Sejak hari pertama pelaksanaan, suasana kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat sudah begitu terasa. Hal ini terlihat jelas saat mereka bahu-membahu mengerjakan pembangunan talud sebagai salah satu sasaran fisik utama program TMMD tahun ini.

Keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan ini bukan sekadar partisipasi biasa, melainkan wujud nyata dari budaya gotong royong yang menjadi identitas bangsa Indonesia. Warga Desa Hargantoro dengan penuh antusias turut ambil bagian, bekerja berdampingan dengan anggota TNI tanpa sekat, mencerminkan kuatnya sinergi dalam membangun desa.

Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, dalam keterangannya menegaskan bahwa pelaksanaan Pra TMMD merupakan tahapan awal yang sangat krusial. Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat proses pembangunan serta memastikan bahwa seluruh sasaran program dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah direncanakan.

“Pra TMMD ini kita laksanakan sebagai bentuk kesiapan awal agar pelaksanaan TMMD nantinya dapat berjalan optimal. Dengan adanya tahapan ini, kita berharap hasil pembangunan bisa lebih maksimal, berkualitas, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa lokasi pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II tahun ini difokuskan di Dusun Sanggrahan, Desa Hargantoro, Kecamatan Tirtomoyo. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada kebutuhan pembangunan infrastruktur yang dinilai masih perlu ditingkatkan guna menunjang aktivitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Program TMMD sendiri merupakan bentuk nyata sinergitas lintas sektor yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan, talud, dan fasilitas umum lainnya, tetapi juga mencakup kegiatan nonfisik seperti penyuluhan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Dandim, esensi utama dari TMMD adalah membangun kebersamaan dan memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Melalui program ini, diharapkan tercipta hubungan yang semakin erat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pembangunan berbasis partisipasi.

“TMMD adalah wujud nyata gotong royong yang melibatkan semua elemen. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam membangun desa. Tujuannya satu, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat memiliki peran penting sebagai ujung tombak keberhasilan program TMMD. Tanpa dukungan dan keterlibatan aktif warga, pembangunan tidak akan berjalan maksimal.

Dengan dimulainya Pra TMMD ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 dapat berjalan lancar, tepat sasaran, serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Desa Hargantoro dan sekitarnya.

Kemanunggalan TNI dan rakyat yang telah terjalin sejak tahap awal ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dan semangat gotong royong tetap menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.