Dandim 0212/TS Musnahkan 30 Ribu Ganja di Tor Sihite Mandailing Natal

Operasi gabungan yang dipimpin Dandim 0212/TS berhasil musnahkan 30.000 batang ganja di perbukitan Tor Sihite, Mandailing Natal. Aksi ini bagian dari komitmen TNI, BNN, dan Polri dalam memberantas narkoba di wilayah rawan.

Dandim 0212/TS Musnahkan 30 Ribu Ganja di Tor Sihite Mandailing Natal
Dandim 0212/TS Pimpin Langsung Pemusnahan 30 Ribu Batang Ganja di Tor Sihite, Mandailing Natal – Sinergi TNI, Polri, dan BNN Berbuah Tuntas

LINTASTIMURMEDIA.COM – MANDAILING NATAL | Selasa, 30 Juli 2025 – Operasi pemberantasan narkotika kembali mencatat prestasi penting di wilayah Sumatera Utara. Komandan Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M., memimpin langsung patroli gabungan dan aksi pemusnahan ladang ganja seluas 3 hektare di kawasan perbukitan Tor Sihite, Desa Rao-Rao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal, pada Selasa (29/7/2025).

Patroli dimulai sejak pukul 08.00 WIB dari Desa Tambangan Tonga, menempuh jalur ekstrem berbatu dan curam sejauh 4,5 hingga 5 jam. Dengan medan berat yang mendaki dan minim akses komunikasi, tim akhirnya tiba di titik lokasi pada pukul 13.30 WIB, di ketinggian sekitar 950 meter di atas permukaan laut (MDPL). Upaya ini merupakan bagian dari strategi terpadu pemberantasan narkoba yang digagas oleh Kodim 0212/TS bersama lintas sektor.

Dalam temuan mengejutkan tersebut, tim gabungan berhasil mengidentifikasi dan memusnahkan sekitar 30.000 batang ganja yang ditanam tersembunyi di balik rimbunnya vegetasi hutan. Tanaman ganja itu diketahui berusia antara 3 hingga 5 bulan—mayoritas mendekati masa panen. Pemusnahan dilakukan secara langsung di lokasi dengan cara dicabut dan dibakar, sebagai bentuk penegakan hukum serta pencegahan peredaran narkotika ke tengah masyarakat.

Sebanyak 320 batang pohon ganja disisihkan dan diamankan sebagai barang bukti, lalu diserahkan kepada staf intelijen Kodim 0212/TS guna proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut terhadap jaringan pelaku.

Kegiatan operasi gabungan ini melibatkan 44 personel, yang terdiri dari 28 anggota Kodim 0212/TS dan 16 personel dari unsur eksternal seperti BNNK Mandailing Natal, Polres Madina, Satpol PP, perangkat desa, jurnalis lokal, dan masyarakat. Dukungan alat strategis seperti drone DJI Air 3, kamera Nikon, dan senjata laras panjang dimanfaatkan untuk pemetaan medan, pemantauan udara, dan pengamanan lokasi.

Seluruh proses berlangsung aman, terkendali, dan tertib hingga operasi selesai pada pukul 19.00 WIB. Kedisiplinan, kekompakan tim, dan manuver taktis lapangan menjadi kunci keberhasilan operasi hari itu.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat dan tegas Kodim 0212/TS. Ia menegaskan bahwa Kodam I/BB konsisten menabuh genderang perang terhadap jaringan narkoba, terutama dalam bentuk ladang-ladang ganja ilegal yang disembunyikan di wilayah terpencil.

“Kami tak akan kompromi dengan kejahatan narkotika. Ini adalah bentuk komitmen nyata TNI dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya laten narkoba. Operasi ini adalah bukti bahwa sinergi antarinstansi mampu memukul mundur para pelaku kejahatan narkotika,” tegas Kolonel Asrul.

Ladang ganja yang ditemukan ini diduga kuat merupakan bagian dari jaringan terorganisir yang memanfaatkan medan terjal dan minimnya pengawasan warga sebagai tempat persembunyian. Praktik semacam ini menjadi perhatian serius jajaran TNI dan mitra aparat lainnya.

Kodam I/Bukit Barisan memastikan akan terus meningkatkan intensitas patroli terpadu dan operasi pemberantasan narkotika di wilayah rawan. Koordinasi dengan aparat penegak hukum, pemerintahan daerah, dan masyarakat sipil akan diperkuat agar potensi lahan ganja serupa tidak tumbuh kembali.

Pemusnahan ladang ganja di Tor Sihite menjadi pengingat bahwa perang terhadap narkoba adalah perjuangan panjang yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dari gunung hingga kota, dari desa hingga pusat pemerintahan—semua harus bersatu demi mewujudkan Indonesia bebas narkoba.