IKTA dan PSA Malaysia Jalin Kerja Sama di RSUD Siak
IKTA Pekanbaru dan PSA Malaysia kunjungi RSUD Tengku Rafian Siak untuk kolaborasi pendidikan, riset medis, dan pengabdian masyarakat lintas negara.
LINTASTIMURMEDIA.COM – SIAK – Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA) Pekanbaru bersama Politeknik Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah (PSA) Malaysia melakukan kunjungan resmi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian, Kabupaten Siak, Selasa (8/7/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kerja sama internasional bidang kesehatan, pendidikan vokasi, serta pengabdian masyarakat lintas negara.
Kehadiran delegasi IKTA dan PSA Malaysia disambut hangat oleh Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, didampingi oleh Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Dr. Fauzi Asni, Kepala Dinas Kesehatan Siak, Noni Paningsih, serta Direktur RSUD Tengku Rafi’an, dr. Apdani Sophya, M.Kes.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syamsurizal mengapresiasi hubungan strategis yang telah lama terjalin antara IKTA dengan RSUD Tengku Rafi'an. Menurutnya, kerja sama ini meliputi pengembangan pendidikan tenaga kesehatan, riset terapan dalam peningkatan mutu pelayanan medis, hingga pelaksanaan program pengabdian masyarakat di Kabupaten Siak.

“Nama IKTA Al Insyirah sudah sangat dikenal di Siak. Banyak generasi muda daerah ini yang menimba ilmu di kampus tersebut. Kami berharap ke depan, mahasiswa dari Al Insyirah dapat menjalani pengabdian langsung di RSUD Tengku Rafi'an, sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam pelayanan kesehatan daerah,” tutur Syamsurizal, yang akrab disapa Bang Budi.
Lebih lanjut, Wabup Syamsurizal juga menyampaikan aspirasi agar ke depan terdapat regulasi pendukung bagi rumah sakit daerah, khususnya terkait pemenuhan alat CT Scan dan perlengkapan medis penunjang lainnya. Ia mengharapkan dukungan langsung dari pimpinan IKTA serta para mahasiswa peserta program ALINEA yang hadir dalam kunjungan tersebut.
Di momen yang sama, Wabup juga mengingatkan pentingnya peningkatan mutu layanan oleh seluruh staf dan pengelola RSUD Tengku Rafi'an. Meski ada kendala sistem seperti tunda bayar dari beberapa pasien, ia menegaskan bahwa pelayanan tetap harus berjalan secara optimal dan humanis.
“Layani masyarakat dengan hati, tetap ramah dan penuh senyum. Itu adalah bagian dari nilai pelayanan publik yang berkualitas,” ujarnya.
Pada kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Siak juga menerima piagam penghargaan dari IKTA sebagai bentuk apresiasi atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ALINEA 2025, yang digagas oleh Fakultas Teknologi Kesehatan IKTA dan melibatkan kolaborasi mahasiswa dari dalam dan luar negeri.
Rektor IKTA, Dr. Rifa Yanti, menjelaskan bahwa Program ALINEA merupakan manifestasi nyata dari tridharma perguruan tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat berbasis teknologi kesehatan.

“Kali ini kami membawa mahasiswa dari program studi elektro medis, informatika elektro medis, dan teknik lingkungan. Tujuan utama kami adalah mendorong kontribusi aktif mahasiswa dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi. Setelah sebelumnya berkunjung ke sejumlah kabupaten di Riau, hari ini kami hadir di Kabupaten Siak,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa RSUD Tengku Rafi’an telah memiliki peralatan medis yang cukup memadai, dan dengan adanya kolaborasi lintas institusi seperti ini, pemanfaatan teknologi kesehatan di rumah sakit dapat dioptimalkan.
“Kami ingin membangun sinergi nyata. Mahasiswa dari elektro medis IKTA dan mahasiswa internasional dari PSA Malaysia akan terlibat langsung dalam pemetaan dan pengembangan peralatan medis yang ada di RSUD Tengku Rafi’an,” pungkas Rektor Rifa Yanti.





















