Kemendagri Jadikan Dumai Lokasi Studi Lapangan PKA 2026, Program Dumai Berkhidmat Dinilai Sukses

Program Dumai Berkhidmat jadi sorotan nasional. Pemko Dumai dipilih Kemendagri sebagai lokasi studi lapangan peserta PKA 2026 dengan 8 perangkat daerah sebagai lokus pembelajaran.

Kemendagri Jadikan Dumai Lokasi Studi Lapangan PKA 2026, Program Dumai Berkhidmat Dinilai Sukses
Program Dumai Berkhidmat Jadi Sorotan Nasional, 8 Perangkat Daerah Jadi Lokus Studi Lapangan Peserta PKA 2026

DUMAI, LINTASTIMURMEDIA.COM – Program unggulan Dumai Berkhidmat yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Dumai kembali mendapat sorotan di tingkat nasional. Kali ini, keberhasilan tata kelola pemerintahan dan inovasi pelayanan publik di kota pesisir Provinsi Riau tersebut menarik perhatian Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri (BBPKA-PDN) I Bukittinggi, Kementerian Dalam Negeri.

Sebagai bentuk pengakuan terhadap berbagai inovasi birokrasi yang telah dijalankan, Pemerintah Kota Dumai dipercaya menjadi daerah tujuan Studi Lapangan (Stula) Kinerja Organisasi bagi peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I dan II Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkaya wawasan para aparatur pemerintah dalam mengembangkan praktik terbaik tata kelola pemerintahan yang efektif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Rombongan peserta PKA yang dipimpin langsung oleh Kepala BBPKA-PDN I Bukittinggi, Sarjayadi, SS, M.A.P., disambut hangat oleh Pemerintah Kota Dumai melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, Fahmi Rizal, S.STP., M.Si. yang mewakili Wali Kota Dumai. Penyambutan berlangsung khidmat di Ruang Kamboja Lantai IV Kantor Wali Kota Dumai, Selasa pagi (28/04/2026).

Dalam sambutannya, Sarjayadi menjelaskan bahwa pemilihan Kota Dumai sebagai lokasi studi lapangan bukan tanpa alasan. Kota industri yang berkembang pesat di pesisir Riau tersebut dinilai memiliki rekam jejak inovasi pelayanan publik dan manajemen pemerintahan yang kuat, terutama melalui implementasi program strategis Dumai Berkhidmat.

Menurutnya, para peserta PKA yang merupakan calon pemimpin birokrasi masa depan perlu melihat langsung praktik-praktik terbaik di lapangan agar dapat memperkaya perspektif kepemimpinan mereka.

“Kami membawa para calon pemimpin perubahan ini ke Dumai agar mereka dapat mengamati langsung berbagai best practices atau praktik terbaik yang telah dijalankan pemerintah daerah. Harapannya, para peserta dapat mengadopsi dan mengadaptasi berbagai keunggulan tata kelola pemerintahan di Dumai untuk diterapkan di instansi masing-masing,” ujar Sarjayadi.

Ia menambahkan bahwa kegiatan studi lapangan ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), yang menekankan pada penguatan kapasitas kepemimpinan berbasis inovasi, kolaborasi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemko Dumai sebagai lokasi pembelajaran bagi para aparatur pemerintah dari berbagai daerah di Indonesia.

Ia menyebutkan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum istimewa, karena berlangsung bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Kota Dumai ke-27, sehingga sekaligus menjadi ajang memperkenalkan berbagai capaian pembangunan daerah kepada para peserta pelatihan.

“Atas nama Pemerintah Kota Dumai, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak dan Ibu peserta PKA di Kota Dumai. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan suatu kehormatan bagi kami. Sejalan dengan komitmen Bapak Wali Kota H. Paisal dalam mendorong pemerintahan yang transparan dan inovatif, kami telah menginstruksikan delapan Perangkat Daerah yang menjadi lokus kunjungan untuk terbuka dan transparan dalam berbagi data, pengalaman, serta strategi manajemen kinerja organisasi,” ungkap Fahmi Rizal.

Lebih jauh, Fahmi menegaskan bahwa kegiatan studi lapangan tersebut tidak sekadar menjadi agenda kunjungan formal, tetapi juga menjadi ruang strategis bagi aparatur pemerintah untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta inovasi demi mendorong kemajuan birokrasi Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antar daerah merupakan salah satu kunci penting dalam menciptakan birokrasi yang adaptif, responsif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik di era modern.

“Silakan bedah berbagai inovasi yang kami jalankan di Dumai, mulai dari sektor pelayanan terpadu, kesehatan masyarakat, pendidikan, hingga pelayanan administrasi kependudukan. Kami berharap berbagai pengalaman yang diperoleh melalui implementasi program Dumai Berkhidmat ini dapat menjadi referensi berharga dalam membangun birokrasi yang lebih lincah, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kegiatan Studi Lapangan Kinerja Organisasi Peserta PKA 2026 tersebut, sebanyak delapan Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kota Dumai ditetapkan sebagai lokus pendalaman materi dan observasi lapangan hingga 30 April 2026. Delapan perangkat daerah tersebut dinilai memiliki inovasi dan sistem manajemen kinerja yang relevan untuk dijadikan contoh pembelajaran.

Adapun perangkat daerah yang menjadi lokus studi lapangan antara lain:

  • Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)

  • Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)

  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)

  • Dinas Kesehatan (Dinkes)

  • Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)

  • Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (Diskopukmperin)

  • Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM)

  • Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim)

Melalui kunjungan ke delapan perangkat daerah tersebut, para peserta PKA diharapkan dapat menggali secara langsung berbagai strategi inovasi, pola kepemimpinan birokrasi, serta model pelayanan publik yang telah diterapkan oleh Pemerintah Kota Dumai.

Kegiatan penyambutan studi lapangan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Dumai, di antaranya para Staf Ahli Wali Kota dan Asisten Sekretariat Daerah Kota Dumai, Kepala BKPSDM Kota Dumai H. Erinasrizal, S.Sos., M.Si, para kepala perangkat daerah terkait, serta jajaran dari BBPKA-PDN I Bukittinggi, termasuk Ketua Tim Pengembangan Kompetensi Defrimen, M.Si dan para Widyaiswara Ahli Madya.

Selain itu, puluhan peserta PKA Angkatan I dan II Tahun 2026 dari berbagai daerah di Indonesia turut mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias, sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan aparatur negara dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Dengan terpilihnya Kota Dumai sebagai lokasi studi lapangan nasional ini, Pemerintah Kota Dumai berharap pengalaman dan praktik baik yang telah dijalankan melalui program Dumai Berkhidmat dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan reformasi birokrasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai daerah di Indonesia.

Sumber (Mediacenter Dumai/RRA)