Masyarakat Korban Gempa Pasaman Barat Tuntut Perhatian Dari Anggota DPRD
#LINTASTIMURMEDIA.COM
LINTASTIMURMEDIA.COM - PASBAR - Demonstrasi Korban Gempa Pasaman Barat; Menyesalkan Sikap DPRD Pasaman Barat Tidak Menunjukan Kepedulian Pada Masyarakat Korban Gempa Pasaman Barat 18/09/2023.
Kami menunggu kehadiran kalian Para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pasaman Barat untuk ikut membela hak kami, Namun Kalian tidak akan berani datang kesini Karena kalian tidak peduli dengan kami, demikian ucapan orator korban gempa.

Orator juga mengajak para pendemo yang hadir agar nanti waktu pemilihan legislatif tahun 2024, jangan memilih legislatif yang dulu pernah didukung oleh korban gempa sehingga mereka berhasil duduk sebagai anggota dewan, Tandai wajah mereka, jangan pilih lagi mereka, mereka itu adalah pengkhianat rakyat jika mereka datang merayu lalu mereka memberi uang ambil uang mereka jangan pilih mereka.
Menurut orator selama perjuangan mereka berdemonstrasi hanya ada satu orang anggota DPRD yang mau ikut membantu perjuangan mereka yakni Baharuddin, dalam orasi itu orator juga menyelipkan pesan nanti pilih Anggota dewan yang mau membantu mereka saja.

Demonstrasi sudah dilakukan semenjak tanggal 4 September hingga 18 September di depan Kantornya Bupati Pasaman Barat setiap hari kerja, Sepulang berdemo masyarakat korban gempa menginap di kantor Bapera sebagai posko mereka untuk target demo selam 1 bulan penuh.
Ketika di konfirmasi kepada koordinator demo Bapak Mashendy, apakah Selama demo ini sudah ada pejabat yang menemui pendemo ? Belum ada ujar beliau Namun pada tanggal 6 dan 7, Bupati Pasaman Barat hadir, namun tidak melakukan dialog yang baik melainkan Hamsuardi tanggal 7 tersebut datang marah-marah demikian ungkapnya.

Selanjutnya Dalam wawancara ditanyakan apakah selama demo kalian mendapatkan supplai makanan dan minuman dari Pemda ? Koordinator demo mengatakan tidak pernah, Mereka demo ini semua biaya dari masing-masing peserta.
Bahkan masyarakat pendemo juga harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit termasuk biaya transportasi ujar peserta demo yang lain

Wartawan/SM
Editor Thab411





















