Mobil Pak AMAN Hadir di Pekanbaru, Solusi Pangan Murah dan Stabilkan Harga

Pemko Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan mengoperasikan Mobil Pak AMAN dan Gerakan Pangan Murah untuk menyediakan beras, minyak goreng, gula, cabai, hingga telur dengan harga terjangkau, menjaga daya beli warga di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.

Mobil Pak AMAN Hadir di Pekanbaru, Solusi Pangan Murah dan Stabilkan Harga
“Mobil Pak AMAN Pemko Pekanbaru hadir setiap hari menjual beras, minyak goreng, cabai, gula, dan telur dengan harga murah untuk menjaga daya beli masyarakat.”

PEKANBARU – LINTASTIMURMEDIA.COM – Warga Kota Pekanbaru kini tak perlu lagi khawatir menghadapi gejolak harga kebutuhan pokok. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) terus menghadirkan solusi nyata lewat program Mobil Pangan Keliling Andalan, Murah, dan Amanah (Pak AMAN) yang beroperasi setiap hari di berbagai titik permukiman warga.

Mobil Pak AMAN ini menjual beragam kebutuhan pokok mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, cabai, bawang, hingga telur dengan harga lebih murah dibanding pasaran. Kehadiran layanan ini terbukti menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama di tengah naik-turunnya harga pangan di pasar tradisional dan ritel modern.

“Mobil Pak AMAN ini setiap hari kita operasikan untuk mendekatkan akses pangan murah kepada masyarakat,” tegas Kepala Disketapang Pekanbaru, Muhammad Jamil, Rabu (17/9/2025).

Program yang digagas langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho tersebut tidak sekadar bertujuan mempermudah warga memperoleh bahan pangan, tetapi juga menjaga daya beli masyarakat, khususnya bagi keluarga yang tinggal di wilayah rawan pangan dan berpenghasilan menengah ke bawah.

Selain mengerahkan armada Mobil Pak AMAN, Pemko Pekanbaru juga secara konsisten menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 15 kecamatan. Dalam kegiatan ini, warga bisa membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di titik-titik yang sudah dijadwalkan pemerintah.

“Insyaallah pemerintah akan selalu hadir membantu warga agar tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari,” lanjut Jamil menegaskan.

Fenomena naiknya harga sejumlah komoditas pangan belakangan ini, terutama cabai merah yang sempat menembus Rp100 ribu per kilogram, menurut Jamil, dipicu berkurangnya pasokan dari daerah penghasil.

“Beberapa waktu lalu cabai dari Medan tidak masuk, pasokan dari Lampung juga tidak masuk, hanya mengandalkan dari Bukittinggi. Kondisi inilah yang membuat harga cabai melonjak tinggi,” jelasnya.

Untuk mencegah lonjakan harga serupa, Pemko memastikan akan terus mengoptimalkan peran Mobil Pak AMAN dan Gerakan Pangan Murah. Harapannya, stabilitas harga pangan di Pekanbaru bisa terjaga, inflasi tetap terkendali, dan masyarakat tetap mudah mendapatkan bahan pokok tanpa harus menguras dompet.

Kehadiran program pangan murah ini sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan kota, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga di Pekanbaru. Dengan strategi jemput bola lewat mobil keliling dan operasi pasar murah, warga kini bisa merasakan langsung kehadiran pemerintah di tengah gejolak harga pangan.