Pembangunan Rohil Mandek Total

Roda Pemerintahan Pemkab Rohil Diduga Lumpuh Total, Pembangunan Fisik Tak Juga Berjalan hingga Akhir Mei 2025

Pembangunan Rohil Mandek Total
Pemkab Rohil Lumpuh, Proyek Tak Jalan

LINTASTIMURMEDIA.COM - ROKAN HILIR - Kondisi roda pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) kini menjadi sorotan publik. Hingga 22 Mei 2025, belum ada satu pun kegiatan pembangunan infrastruktur fisik yang berjalan secara nyata, sebagaimana yang semestinya menjadi tanggung jawab sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Data dan pantauan menunjukkan bahwa hingga akhir Mei, beberapa OPD yang memiliki peran sentral dalam pembangunan daerah justru terlihat stagnan dan belum melaksanakan program kerja yang berkaitan dengan proyek fisik. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat akan kemungkinan terjadinya kelumpuhan sistematis dalam tubuh pemerintahan daerah.

Beberapa OPD yang dinilai tidak aktif antara lain:

1. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rokan Hilir, yang memiliki kewenangan membangun dan meningkatkan sarana prasarana pendidikan, hingga saat ini belum menunjukkan progres pembangunan apa pun.

2. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, yang seharusnya menangani proyek pemukiman dan perumahan rakyat, juga terpantau belum bergerak.

3. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), yang menjadi garda terdepan dalam pembangunan infrastruktur jalan, drainase, dan tata kota, mengalami hal serupa. Hingga kini, belum ada kegiatan fisik yang terlaksana dari dinas tersebut.

Menurut informasi sementara, kondisi mandeknya pembangunan ini bukan hanya terjadi pada dinas-dinas yang bergerak di bidang infrastruktur. Beberapa OPD lainnya pun disebut mengalami stagnasi dan belum menunjukkan aktivitas signifikan dalam pelaksanaan program kerja 2025.

Upaya konfirmasi terhadap pihak-pihak terkait yang dilakukan publik pada Kamis (22/5/2025) tidak membuahkan hasil. Para pejabat terkait belum memberikan klarifikasi ataupun penjelasan resmi terkait keterlambatan ini.

Di sisi lain, keresahan mulai muncul dari kalangan masyarakat. Warga mulai mempertanyakan kinerja pemerintah daerah yang dinilai lamban dalam menggerakkan roda pembangunan, khususnya sektor fisik yang sangat dinanti oleh masyarakat.

> "Jangan-jangan sama saja seperti Bupati sebelumnya, sengaja memperlambat jalannya pembangunan," ujar seorang warga saat dimintai pendapatnya mengenai kondisi pemerintahan di Rohil saat ini.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar: apakah memang terjadi kelumpuhan birokrasi secara menyeluruh, atau terdapat kendala administratif dan teknis lain yang menghambat jalannya pembangunan?

Masyarakat berharap Pemkab Rohil segera memberi penjelasan dan mengambil langkah konkret agar pembangunan daerah bisa kembali berjalan sesuai rencana dan harapan publik.

#PancaSitepu