Safari Ramadan di Sungai Mandau, Bupati Siak Afni Zulkifli Jemput Aspirasi Warga Pedalaman

Bupati Siak Afni Zulkifli menembus jalan berdebu menuju Dusun Bumi Japan, Kampung Lubuk Umbut, Kecamatan Sungai Mandau, untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan dan memperkuat sinergi pembangunan daerah.

Safari Ramadan di Sungai Mandau, Bupati Siak Afni Zulkifli Jemput Aspirasi Warga Pedalaman
Tembus Jalan Berdebu di Pedalaman Sungai Mandau, Bupati Siak Jemput Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadan

SUNGAI MANDAU – LINTASTIMURMEDIA.COM – Bupati Siak Afni Zulkifli menempuh perjalanan menantang menyusuri jalan tanah yang berdebu di kawasan perkebunan untuk menyapa sekaligus menyerap aspirasi masyarakat Dusun Bumi Japan, Kampung Lubuk Umbut, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Masjid Al Mujahirin, Selasa (10/3/2026).

Perjalanan menuju dusun yang berada di wilayah pedalaman tersebut bukanlah perkara mudah. Rombongan Bupati Siak harus melintasi jalan perusahaan dengan kondisi tanah yang rusak, berdebu, serta cukup jauh dari pusat keramaian. Jalan tersebut membelah kawasan perkebunan sebelum akhirnya rombongan tiba di lokasi kegiatan.

Meski akses yang dilalui cukup menantang, semangat masyarakat untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Siak itu tidak surut. Sejak sore hari, warga Dusun Bumi Japan telah berkumpul di Masjid Al Mujahirin untuk bersilaturahmi sekaligus berdialog langsung dengan pemerintah daerah dalam momentum Safari Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di daerah-daerah pelosok merupakan bentuk komitmen untuk memastikan bahwa aspirasi masyarakat dapat didengar secara langsung tanpa perantara.

“Safari Ramadan ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak lari dari masyarakat. Kami tetap datang, tetap mendengarkan aspirasi masyarakat, walaupun kita semua mengetahui kondisi keuangan daerah saat ini tidak sedang baik-baik saja,” ujar Afni di hadapan masyarakat yang hadir.

Afni juga menekankan bahwa kunjungan langsung ke wilayah pedalaman seperti Dusun Bumi Japan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memahami secara nyata kondisi masyarakat, termasuk berbagai kebutuhan pembangunan yang masih perlu diperhatikan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Siak memastikan bahwa berbagai usulan masyarakat yang telah disampaikan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), khususnya di Kecamatan Sungai Mandau, tetap menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Ia menyampaikan bahwa setiap aspirasi yang telah dirumuskan dalam Musrenbang akan dikaji dan diprioritaskan sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.

“Apa yang telah tertuang dalam Musrenbang di Kecamatan Sungai Mandau tentu menjadi perhatian kami. Sedapat mungkin akan kami tindak lanjuti sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Afni menuturkan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya kerja sama yang kuat antara pemerintah dan masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus membuka ruang komunikasi seluas-luasnya agar masyarakat dapat menyampaikan berbagai aspirasi, kritik, maupun saran secara konstruktif.

Menurutnya, partisipasi masyarakat merupakan salah satu kunci penting dalam memastikan bahwa program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil warga di lapangan.

“Kami berharap masyarakat terus menyampaikan aspirasi dan masukan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan agar program pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Siak itu juga mengingatkan bahwa berbagai program pembangunan daerah harus selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional. Hal tersebut penting agar pembangunan di daerah dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian pembangunan nasional secara keseluruhan.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga terus berupaya menyelaraskan program pembangunan daerah dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia, sehingga pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Siak dapat berjalan seiring dengan agenda pembangunan nasional.

Selain itu, Afni turut mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan publik serta tetap terbuka dalam menerima aspirasi masyarakat.

Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat merupakan tanggung jawab utama pemerintah yang harus dijalankan secara maksimal dan penuh keikhlasan.

“Saya mengingatkan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah agar tetap mendengarkan masyarakat dan memberikan pelayanan sebaik mungkin serta semaksimal mungkin,” tegasnya.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang dialog terbuka yang memungkinkan warga menyampaikan berbagai persoalan secara langsung kepada pemerintah.

Melalui dialog tersebut, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang lebih merata hingga ke wilayah-wilayah pelosok Kabupaten Siak.

Momentum Ramadan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan emosional antara pemimpin daerah dan masyarakatnya.

Di akhir kegiatan, Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyampaikan berbagai masukan secara konstruktif. Ia juga memohon doa dan dukungan agar pemerintah daerah dapat terus bekerja secara maksimal dalam mewujudkan pembangunan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar kami dapat terus bekerja dan berupaya memenuhi harapan masyarakat Kabupaten Siak,” tutup Afni.

Sumber: Alonk/MC Kabupaten Siak