Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Sholat Jumat Bersama Warga

Di tengah padatnya kegiatan TMMD ke-128, Satgas Kodim 1801/Manokwari tetap melaksanakan Sholat Jumat berjamaah bersama warga Kampung Tanah Rubuh sebagai bentuk pembinaan mental, keimanan, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Sholat Jumat Bersama Warga
Di Tengah Padatnya Kegiatan TMMD ke-128, Satgas Kodim 1801/Manokwari Tetap Laksanakan Sholat Jumat Bersama Warga

LINTASTIMURMEDIA.COM – Di tengah padatnya aktivitas pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari, para personel Satgas tetap menunjukkan komitmen dalam menjaga keseimbangan antara tugas pengabdian kepada masyarakat dan kewajiban beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sebagai bentuk peningkatan keimanan, ketakwaan, serta pembinaan mental prajurit, anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari yang beragama Islam melaksanakan Sholat Jumat berjamaah bersama warga di salah satu bangunan yang berada di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, Jumat (24/04/2026).

Pelaksanaan Sholat Jumat tersebut menjadi salah satu wujud nyata bahwa di tengah kesibukan menyelesaikan berbagai sasaran fisik maupun nonfisik dalam program TMMD, para prajurit TNI tetap tidak melupakan kewajiban spiritual. Ibadah berjamaah itu juga menjadi momentum mempererat hubungan emosional antara personel Satgas TMMD dengan masyarakat setempat.

Komandan SSK Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Kapten Inf Pius Huik, mengatakan bahwa kegiatan ibadah yang dilaksanakan personel Satgas merupakan bagian penting dari pembinaan mental dan rohani prajurit. Menurutnya, keimanan dan ketakwaan menjadi landasan utama bagi setiap prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Bagi seluruh personel Satgas TMMD yang beragama Islam, kegiatan Sholat Jumat ini merupakan salah satu bentuk pembinaan mental prajurit, sekaligus upaya menumbuhkembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” terang Kapten Inf Pius Huik.

Ia menjelaskan, hari Jumat memiliki kedudukan istimewa bagi umat Islam. Oleh karena itu, para personel Satgas TMMD yang beragama Islam menghentikan sementara aktivitas di lokasi TMMD untuk mempersiapkan diri melaksanakan ibadah Sholat Jumat.

“Hari Jumat adalah hari yang istimewa dalam Islam. Untuk itu, personel yang beragama Islam bergegas meninggalkan lokasi TMMD guna mempersiapkan diri, membersihkan badan, dan melaksanakan ibadah Sholat Jumat,” ujar Kapten Inf Pius Huik.

Kapten Inf Pius Huik juga menyampaikan bahwa meskipun para personel Satgas TMMD tengah disibukkan dengan berbagai pekerjaan dalam rangka menyukseskan program TMMD Reguler ke-128 Kodim 1801/Manokwari, mereka tetap berupaya menjalankan kewajiban ibadah dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat melalui program TMMD harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai spiritual. Dengan demikian, setiap pekerjaan yang dilakukan tidak hanya bernilai sebagai tugas kedinasan, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Kapten Inf Pius Huik menambahkan bahwa Sholat Jumat berjamaah bersama warga tidak hanya menjadi kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga memiliki nilai sosial yang sangat besar. Melalui kegiatan ibadah bersama, personel Satgas TMMD dapat lebih dekat dengan masyarakat, membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan suasana kebersamaan di lokasi TMMD.

Di tengah kehidupan masyarakat Kampung Tanah Rubuh, kehadiran Satgas TMMD bukan hanya terlihat dari pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, kehadiran prajurit juga membawa semangat kebersamaan, gotong royong, dan rasa persaudaraan yang semakin kuat antara TNI dan rakyat.

“Kegiatan Sholat berjamaah bersama personel Satgas dan warga ini diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi, menjalin persaudaraan antara personel Satgas TMMD dengan segenap warga desa di lokasi TMMD,” tutup Kapten Inf Pius Huik.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari kembali menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga membangun kedekatan batin, memperkokoh nilai religius, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sumber: Pendim 1801/Manokwari