Semangat Pahlawan Terus Dihidupkan Kodim 0724/Boyolali
Peringatan Hari Pahlawan ke-80 di Boyolali dipimpin Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro. Upacara berlangsung khidmat dengan penegasan bahwa semangat perjuangan harus terus hidup melalui pendidikan, pengabdian, dan pembangunan nasional.
BOYOLALI – LINTASTIMURMEDIA.COM — Peringatan Hari Pahlawan ke-80 Tahun 2025 di Kabupaten Boyolali berlangsung penuh khidmat dan makna. Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., memimpin langsung upacara yang mengusung tema nasional “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan” di Lapangan Alun-Alun Kidul Boyolali, Senin (10/11/25).
Pada momentum bersejarah tersebut, Dandim membacakan amanat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), yang menekankan pentingnya meneguhkan kembali nilai-nilai kepahlawanan di tengah dinamika bangsa saat ini.
“Di bawah langit Indonesia yang merdeka ini, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama di batu nisan, tetapi cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” ujar Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro.
Perjuangan Para Pahlawan Jadi Fondasi Kemajuan Bangsa
Dandim menegaskan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan hasil jerih payah para pahlawan dari Sabang sampai Merauke yang berjuang tanpa pamrih. Mereka rela mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan nyawa demi tegaknya NKRI.
“Kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Ia lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” tegasnya, menggugah seluruh peserta upacara yang hadir.
Menurutnya, semangat tersebut harus menjadi napas perjuangan masyarakat Indonesia hari ini — bukan sekadar dikenang setiap tahun, melainkan terus dihidupkan dalam laku keseharian.
Perjuangan Masa Kini: Ilmu, Empati, dan Pengabdian
Lebih jauh, Dandim menyampaikan bahwa tantangan generasi masa kini berbeda dengan para pejuang kemerdekaan. Jika dulu pertempuran dilakukan dengan bambu runcing, kini medan perjuangan berada pada ranah pembangunan, literasi, pendidikan, pelayanan publik, hingga pemberdayaan sosial.
“Semangatnya tetap sama — membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, serta memastikan tak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan,” jelasnya.
Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Wujud Semangat Kepahlawanan
Dalam amanatnya, Letkol Inf Dhanu juga menegaskan bahwa nilai perjuangan para pahlawan kini diterjemahkan ke dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada:
-
Penguatan ketahanan nasional,
-
Pembangunan manusia Indonesia yang cerdas dan berkarakter,
-
Pemerataan pendidikan,
-
Penguatan keadilan sosial,
-
Serta peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, seluruh prajurit TNI dan masyarakat memiliki peran strategis dalam mendukung agenda besar pembangunan nasional tersebut.
“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak padam — dengan bekerja, bergerak, dan berdampak,” pungkas Dandim.
Penutup Upacara dan Apresiasi kepada Para Pejuang
Upacara Hari Pahlawan di Boyolali ditutup dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada para veteran dan keluarga pahlawan. Momen ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus pengingat bahwa jasa mereka tak pernah lekang oleh waktu.
Acara berlangsung tertib, penuh khidmat, dan menguatkan kembali tekad masyarakat Boyolali untuk terus menjaga Indonesia sebagai bangsa yang damai, kuat, dan berkeadaban.
Reporter: Agus Kemplu
Editor: Thab411





















