Yonkav 12/BC Serahkan Kodal Satgas Pamtas ke Yonarhanud 1
Serah terima komando Satgas Pamtas RI-Malaysia sektor barat digelar di Entikong. Yonkav 12/BC resmi menyerahkan tugas kepada Yonarhanud 1 untuk melanjutkan pengamanan perbatasan Kalimantan Barat.
LINTASTIMURMEDIA.COM – SANGGAU – Momen strategis dalam upaya menjaga kedaulatan negara kembali terjadi di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. Serah terima alih Komando Pengendalian (Kodal) Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Sektor Barat, Kalimantan Barat, resmi dilaksanakan antara Yonkav 12/Beruang Cakti kepada Yonarhanud 1 di Markas Komando Taktis (Makotis) Entikong, Kabupaten Sanggau, Minggu (22/06/2025).

Komandan Yonkav 12/BC, Letkol Kav Andy Setio Untoro, S.H., M.Han., dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa prosesi serah terima komando yang berlangsung di Kotis Entikong ini dihadiri oleh unsur tiga pilar Kecamatan Entikong, seluruh personel pos Kotis Yonkav 12/BC, serta prajurit dari Satgas pengganti, Yonarhanud 1. Momentum ini bukan sekadar simbol seremonial, tetapi menandai pergantian tanggung jawab strategis dalam menjaga integritas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di garis terdepan Kalimantan Barat.
Letkol Kav Andy mengungkapkan bahwa Yonkav 12/BC telah menyelesaikan penugasan selama 12 bulan penuh di sepanjang perbatasan RI–Malaysia, khususnya sektor barat, yang membentang dari wilayah Temajuk hingga Gunabanir, mencakup tiga kabupaten strategis: Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Sanggau. Sepanjang penugasannya, Satgas Yonkav 12 tak hanya mengemban fungsi pengamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, pembinaan teritorial, dan pemberdayaan masyarakat di daerah tapal batas.

Dalam arahannya kepada Satgas Pamtas pengganti dari Yonarhanud 1, Letkol Andy menekankan pentingnya menghormati nilai-nilai lokal sebagai pondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. “Hormati adat istiadat setempat, jaga sinergi dengan aparat dan tokoh masyarakat, bantu rakyat sekitar pos, dan jadilah garda terdepan yang mampu mewujudkan rasa aman sekaligus membawa perubahan positif di perbatasan,” tegasnya penuh semangat.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tugas pengamanan perbatasan merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Dalam konteks itu, TNI ditugaskan untuk menyelenggarakan pengamanan wilayah negara, terutama pada zona rawan perbatasan, kawasan konflik, dan pulau-pulau terluar yang sangat strategis secara geopolitik.

Mengambil tongkat estafet kepemimpinan, Dansatgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1, Letkol Arh Andy Qomarudin, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Yonkav 12/BC. Ia menegaskan bahwa Satgas yang dipimpinnya siap melanjutkan misi negara menjaga perbatasan, dengan mengedepankan profesionalisme dan pengabdian kepada rakyat.
“Kami berkomitmen tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat di perbatasan, terutama dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan,” ujarnya dengan optimisme.

Dalam rangkaian acara serah terima, turut dilaksanakan penandatanganan Buku Memorandum Serah Terima Jabatan antara Dansatgas lama kepada Dansatgas baru, sebagai dokumen resmi penyerahan tanggung jawab komando di lapangan.
Serah terima Kodal Satgas Pamtas RI–Malaysia ini menandai kesinambungan pengamanan wilayah perbatasan yang tidak hanya vital secara militer, tetapi juga strategis dalam menjaga harmoni sosial dan kedaulatan negara di wilayah paling luar negeri ini. Komitmen TNI tetap satu: Setia menjaga perbatasan, demi tegaknya Merah Putih di setiap jengkal tanah air.





















