Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu di Kalijambe, Fokus pada Deteksi Dini Stunting dan Gizi Balita

Babinsa Koramil 18/Kalijambe Kodim 0725/Sragen dampingi kegiatan Posyandu di Desa Saren, fokus pada deteksi dini stunting dan peningkatan gizi balita. TNI bersama tenaga kesehatan bersinergi wujudkan masyarakat sehat dan generasi bebas stunting di Sragen.

Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu di Kalijambe, Fokus pada Deteksi Dini Stunting dan Gizi Balita
Pelda Jumarno, Babinsa Koramil 18/Kalijambe Kodim 0725/Sragen, membantu petugas Posyandu menimbang balita dalam kegiatan deteksi dini stunting di Desa Saren, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.

SRAGEN – LINTASTIMURMEDIA — Upaya menekan angka stunting terus digencarkan di wilayah Kabupaten Sragen. Salah satunya melalui peran aktif TNI Babinsa Koramil 18/Kalijambe Kodim 0725/Sragen, yang turun langsung mendampingi kegiatan Posyandu Desa Saren, Kecamatan Kalijambe, bersama para kader kesehatan dan masyarakat setempat.

Kegiatan rutin Posyandu ini diikuti oleh para ibu dan balita dengan tujuan utama memantau pertumbuhan anak sekaligus melakukan deteksi dini terhadap gejala stunting. Pendampingan Babinsa di kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan dalam memperkuat ketahanan keluarga dan kesehatan masyarakat desa.

Dalam pelaksanaannya, Pelda Jumarno, selaku Babinsa Desa Saren, turut membantu petugas kesehatan melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pencatatan hasil tumbuh kembang anak, serta pemberian vitamin A dan imunisasi. Tak hanya itu, para orang tua juga mendapat penyuluhan gizi seimbang, pola asuh yang tepat, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah preventif untuk mencegah stunting dan penyakit menular.

“Anak-anak adalah harapan bangsa. Melalui kegiatan Posyandu, kita memastikan tumbuh kembang balita terpantau dengan baik agar terhindar dari stunting. Ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya generasi penerus,” ujar Pelda Jumarno.

Ia menambahkan, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat dan gizi anak.

Sementara itu, salah satu petugas kesehatan Puskesmas Kalijambe menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam setiap kegiatan Posyandu. Menurutnya, sinergi lintas sektor ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat untuk rutin membawa anak ke Posyandu setiap bulan.

“Kehadiran Babinsa memberikan motivasi tersendiri bagi warga. Masyarakat menjadi lebih semangat mengikuti kegiatan, dan cakupan pelayanan kesehatan anak pun meningkat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara TNI, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan stunting dapat berjalan optimal. Dengan pemantauan rutin dan penyuluhan yang berkelanjutan, anak-anak di wilayah Kalijambe diharapkan tumbuh sehat, cerdas, dan kuat sebagai generasi emas penerus bangsa.