Evakuasi Cepat Penumpang Sakit, Polres Meranti Amankan Pelabuhan Tanjung Harapan
Polres Kepulauan Meranti mengevakuasi penumpang sakit di Pelabuhan Tanjung Harapan saat aktivitas padat, sekaligus memastikan keamanan, kelancaran arus kapal, dan situasi kamtibmas tetap kondusif
MERANTI – LINTASTIMURMEDIA.COM – Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan respons cepat dan sigap dalam memberikan pelayanan kemanusiaan dengan mengevakuasi seorang penumpang kapal yang mengalami sakit di tengah padatnya aktivitas arus keberangkatan dan kedatangan di Pelabuhan Terminal Tanjung Harapan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (6/4/2026).

Kegiatan pengamanan sekaligus pelayanan publik tersebut berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB dan dipimpin langsung oleh IPTU Suryadi bersama enam personel. Fokus utama pengamanan tidak hanya pada kelancaran arus penumpang, tetapi juga memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pelabuhan yang menjadi salah satu objek vital transportasi laut di wilayah Kepulauan Meranti.
Dalam pelaksanaannya, personel Polres Kepulauan Meranti melakukan pemantauan secara intensif dan terukur di sejumlah titik strategis. Pengawasan mencakup area objek vital, pusat keramaian penumpang, jalur keluar-masuk pelabuhan, hingga aktivitas masyarakat di sekitar terminal. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa transportasi laut.
Di tengah padatnya aktivitas tersebut, petugas juga menunjukkan kepedulian dengan mengevakuasi penumpang yang mengalami gangguan kesehatan. Tindakan cepat ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan penanganan segera.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, aktivitas Pelabuhan Tanjung Harapan pada hari itu terpantau mengalami lonjakan signifikan. Untuk keberangkatan internasional, tercatat dua armada dengan total 214 penumpang, terdiri dari 212 Warga Negara Indonesia (WNI) dan dua Warga Negara Asing (WNA). Sementara itu, keberangkatan domestik mencapai 23 armada dengan jumlah 876 penumpang. Secara keseluruhan, total keberangkatan mencapai 25 armada dengan 1.090 penumpang.
Sementara pada arus kedatangan, tercatat dua armada internasional dengan jumlah 18 penumpang, terdiri dari tiga WNI dan 15 WNA. Untuk kedatangan domestik, terdapat 23 armada dengan total 711 penumpang. Dengan demikian, total kedatangan di Pelabuhan Tanjung Harapan mencapai 25 armada dengan 729 penumpang. Tingginya mobilitas ini menunjukkan peran strategis pelabuhan sebagai urat nadi transportasi dan perekonomian masyarakat Kepulauan Meranti.
Selain melaksanakan pengamanan, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan bersama, khususnya di tengah padatnya arus penumpang. Edukasi ini menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang kondusif serta mencegah potensi gangguan kamtibmas.
IPTU Suryadi, mewakili Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di lapangan merupakan bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
“Kehadiran kami di pelabuhan ini bertujuan untuk memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan. Kami juga siap memberikan bantuan kepada siapa pun yang membutuhkan, termasuk penumpang yang mengalami kondisi darurat seperti sakit,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa selama kegiatan berlangsung, situasi di Pelabuhan Tanjung Harapan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas, dan seluruh aktivitas keberangkatan maupun kedatangan armada berjalan lancar sesuai jadwal.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa pengamanan di objek vital seperti pelabuhan akan terus ditingkatkan, seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat yang mengandalkan transportasi laut sebagai sarana utama penghubung antarwilayah di Kepulauan Meranti.
Dengan pengamanan yang optimal dan pelayanan yang humanis, diharapkan aktivitas di Pelabuhan Tanjung Harapan dapat terus berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa transportasi laut. Kehadiran Polres Kepulauan Meranti pun diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi publik.

Wartawan: Ade Tian Prahmana





















