Babinsa Sragen Dampingi Petani Cabuti Gulma Cegah Gagal Panen
Babinsa Koramil 10/Tangen Kodim 0725/Sragen, Kopda Wahyu Ema Setiawan, turun ke sawah dampingi petani kelompok tani Ngudi Luhur cabuti gulma. Aksi gotong royong ini wujud kepedulian TNI menjaga ketahanan pangan, meningkatkan hasil panen, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
SRAGEN – LINTASTIMURMEDIA.COM – Peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak hanya sebatas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir nyata di tengah masyarakat. Hal itu terlihat dari aksi Babinsa Koramil 10/Tangen Kodim 0725/Sragen, Kopda Wahyu Ema Setiawan, yang mendampingi para petani dalam kegiatan mencabuti gulma di area persawahan. Kegiatan pendampingan ini berlangsung di lahan pertanian milik Bapak Sugiman, anggota kelompok tani Ngudi Luhur, pada Jum’at (19/09/2025).
Dengan semangat gotong royong, Babinsa bersama para petani bahu-membahu membersihkan gulma yang tumbuh subur di sela-sela tanaman padi. Gulma atau rumput liar tersebut diketahui dapat menghambat pertumbuhan padi, menyerap unsur hara, serta berpotensi menurunkan hasil panen jika tidak segera ditangani.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan kepada para petani. Memang mencabuti gulma ini pekerjaan berat dan melelahkan, tetapi kalau dilakukan bersama-sama akan terasa ringan. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat,” jelas Kopda Wahyu.
Wujud Kepedulian TNI terhadap Ketahanan Pangan
Bapak Sugiman, pemilik lahan, mengaku sangat terbantu atas pendampingan Babinsa. Menurutnya, kehadiran TNI di sawah membuat pekerjaan lebih cepat selesai dan mendorong semangat petani.
“Kami sangat senang dan terbantu dengan kehadiran Bapak Babinsa. Gulma di sawah kami jadi cepat bersih, sehingga tanaman padi bisa tumbuh optimal,” ungkap Sugiman.
Pendampingan Babinsa ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial (Binter) TNI AD, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tidak hanya sekadar mencabuti gulma, Kopda Wahyu juga aktif memberikan arahan kepada petani terkait pemilihan bibit padi unggul, teknik pemupukan yang tepat, hingga strategi pengendalian hama dan penyakit tanaman.
Sinergi Petani dan TNI Menopang Pertanian Berkelanjutan
Peran aktif Babinsa dalam bidang pertanian menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Di tengah tantangan perubahan iklim, serangan hama, dan fluktuasi harga beras, sinergi antara petani dan aparat TNI menjadi salah satu kunci menjaga produktivitas pertanian.
Kehadiran Babinsa di sawah tidak hanya meringankan beban kerja petani, tetapi juga memotivasi masyarakat desa untuk tetap konsisten menggarap lahan mereka. Dengan langkah konkret seperti pendampingan ini, diharapkan hasil panen petani semakin meningkat dan terhindar dari ancaman gagal panen.





















