Babinsa Sragen Sambangi Peternakan Ayam Potong, Pastikan Kesehatan Hewan dan Stok Pangan

Babinsa dan Danramil Sragen pantau kesehatan ayam potong di kandang warga, dorong kebersihan kandang serta jaga ketahanan pangan masyarakat.

Babinsa Sragen Sambangi Peternakan Ayam Potong, Pastikan Kesehatan Hewan dan Stok Pangan
Babinsa Sambangi Peternakan Ayam Potong di Sragen, Pastikan Kesehatan Hewan dan Ketersediaan Pangan

LINTASTIMURMEDIA.COM – SRAGEN – Upaya menjaga ketahanan pangan dan kesehatan hewan di wilayah pedesaan terus dilakukan oleh jajaran TNI. Letda Cke Sudarto, Danramil 12/Gesi bersama anggota Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen, aktif melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan menyambangi kandang-kandang ternak ayam potong milik warga binaan.

Salah satu agenda penting dilakukan pada Selasa (19/08/2025), ketika Danramil dan Babinsa mendatangi kandang ayam potong milik Bapak Anwar, yang berlokasi di Dukuh Gesi Kulon, Desa Gesi, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen. Kunjungan ini menjadi bentuk nyata keterlibatan aparat TNI dalam memantau secara langsung kondisi peternakan rakyat.

Misi Utama: Jaga Kesehatan Hewan dan Stabilitas Pangan

Dalam kegiatan tersebut, Danramil menegaskan bahwa pemantauan rutin ke peternakan ayam potong bertujuan memastikan kesehatan ternak tetap prima sekaligus menjamin ketersediaan stok ayam potong di tingkat peternak. Mengingat ayam potong merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat, maka stabilitas pasokan dari peternak ke pasar sangat berpengaruh terhadap harga dan kebutuhan pangan warga.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dengan para peternak di wilayah binaan. Dengan komunikasi yang terbuka, TNI dapat memperoleh informasi akurat terkait dinamika sektor peternakan, baik mengenai pola pakan, perawatan kesehatan ayam, maupun tantangan yang sedang dihadapi peternak kecil.

Dialog dengan Peternak: Dari Pakan hingga Solusi Permasalahan

Saat berdialog dengan Bapak Anwar, Letda Sudarto menanyakan berbagai hal terkait proses pemeliharaan ayam potong, termasuk soal ketersediaan pakan, pola pemberian vitamin, hingga upaya pencegahan penyakit menular.

“Kami ingin mengetahui secara langsung kondisi peternakan ayam potong di wilayah binaan. Dengan begitu, jika ada kendala yang dihadapi peternak, kami bisa memberikan masukan atau menjembatani solusi bersama pihak terkait,” ujar Sudarto.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar sebagai langkah utama mencegah penyebaran penyakit unggas. Menurutnya, kandang yang sehat akan meningkatkan produktivitas ayam dan secara langsung berpengaruh pada kesejahteraan peternak.

Apresiasi dari Peternak: Dukungan TNI Jadi Motivasi

Sementara itu, Bapak Anwar menyampaikan rasa syukur atas kunjungan dan perhatian dari Danramil serta Babinsa. Menurutnya, perhatian dari aparat TNI bukan hanya memberi motivasi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri peternak untuk terus mengembangkan usahanya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Danramil dan Babinsa yang sudah meluangkan waktu datang ke kandang kami. Kehadiran mereka memberikan dorongan semangat, sekaligus membuat kami merasa diperhatikan dalam mengelola usaha ayam potong ini,” ucap Anwar dengan penuh haru.

Ketahanan Pangan Butuh Kolaborasi

Kunjungan Babinsa dan Danramil ke peternakan ayam potong ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan juga hasil dari sinergi berbagai pihak, termasuk TNI, peternak, dan masyarakat. aktif, dan pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan sektor peternakan ayam potong di Sragen dapat terus berkembang, menghasilkan ternak yang sehat, sekaligus menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat luas.