Dandim Boyolali Dukung Program Makan Bergizi Gratis Menuju Generasi Emas 2045
Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro tegaskan dukungan penuh Program Makan Bergizi Gratis untuk cegah stunting dan wujudkan Indonesia Emas 2045.
LINTASTIMURMEDIA.COM – BOYOLALI – Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang resmi diluncurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Selasa (19/8/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan bahwa program nasional ini merupakan strategi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul menjadi fondasi penting agar bangsa mampu bersaing di era global.

“Program ini hadir bukan sekadar untuk menekan angka gizi buruk dan stunting, tetapi lebih jauh untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ibu hamil dan menyusui juga mendapat perhatian khusus, karena kualitas generasi penerus dimulai sejak dalam kandungan,” ujar Dandim dalam sambutannya.
Sinergi TNI, Pemerintah, dan Masyarakat
Lebih lanjut, Letkol Inf Dhanu menekankan bahwa TNI, khususnya Kodim 0724/Boyolali, siap berada di garda depan untuk memastikan distribusi makanan bergizi gratis berjalan aman, tepat sasaran, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran TNI menjadi wujud nyata dukungan terhadap kebijakan nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat.
“Kami akan mengawal penuh agar program ini benar-benar memberi manfaat. Makanan bergizi harus sampai kepada anak-anak, ibu hamil, dan masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk bangsa,” tegasnya.
Dorong UMKM dan Ekonomi Lokal
Tidak hanya berfokus pada kesehatan masyarakat, program MBG juga membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Rantai pasok program melibatkan petani, nelayan, hingga pelaku UMKM, sehingga setiap rupiah yang digelontorkan pemerintah kembali berputar di daerah. Dengan begitu, manfaat program tidak hanya berhenti di meja makan anak-anak, tetapi juga memperkuat kesejahteraan masyarakat secara luas.

“Ketika petani kita terserap hasil panennya, nelayan terbantu dengan distribusi ikan, dan UMKM kuliner dilibatkan, maka ekosistem ekonomi lokal ikut tumbuh. Ini sinergi yang sehat antara program sosial dan penguatan ekonomi,” jelas Dandim.
Menuju Generasi Boyolali Sehat dan Cerdas
Peluncuran Program Makan Bergizi Gratis di Boyolali menjadi tonggak awal yang diharapkan mampu mempercepat tercapainya generasi emas daerah. Anak-anak yang sehat dan bergizi baik diyakini akan menjadi modal kuat dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa di tahun 2045.
Dengan dukungan penuh dari TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, serta partisipasi masyarakat, Boyolali optimistis mampu mencetak generasi penerus yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
“Indonesia membutuhkan anak-anak yang sehat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan. Dengan asupan gizi yang cukup, mereka akan tumbuh menjadi SDM unggul yang mampu membawa bangsa ini menuju puncak kejayaan,” pungkas Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro.






















