Forum RKPD 2027, Warga Usulkan Infrastruktur ke Wako Agung
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menerima banyak usulan infrastruktur dalam FKP RKPD 2027, fokus pada perbaikan drainase dan semenisasi jalan lingkungan.
PEKANBARU – LINTASTIMURMEDIA.COM – Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H. Agung Nugroho, SE, MM, menerima banyak usulan strategis dari masyarakat dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Pekanbaru Tahun 2027. Forum ini menjadi ruang partisipatif bagi publik untuk memberikan masukan terhadap arah pembangunan Kota Pekanbaru ke depan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai VI Gedung Utama Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Kecamatan Tenayan Raya, Selasa (10/2/2026), dan dihadiri berbagai elemen pemangku kepentingan, mulai dari tokoh masyarakat, perwakilan Rukun Warga (RW), akademisi, hingga perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).
Forum konsultasi ini dinilai sebagai tahapan krusial dalam perencanaan pembangunan daerah, karena menjadi momentum sinkronisasi antara kebutuhan masyarakat, arah kebijakan pemerintah daerah, serta prioritas pembangunan jangka menengah dan panjang Kota Pekanbaru.
Infrastruktur Jadi Aspirasi Utama Masyarakat
Dalam forum tersebut, infrastruktur dasar menjadi isu yang paling banyak diusulkan oleh masyarakat. Wali Kota Agung Nugroho mengungkapkan bahwa sebagian besar aspirasi warga menitikberatkan pada perbaikan sistem drainase dan peningkatan kualitas jalan lingkungan melalui semenisasi.
“Perbaikan drainase menjadi salah satu langkah antisipasi banjir dan pembenahan sistem saluran air di permukiman masyarakat. Ini sangat penting untuk mengurangi genangan dan dampak perubahan iklim di wilayah perkotaan,” ujar Agung.
Selain drainase, masyarakat juga mengusulkan semenisasi jalan lingkungan di berbagai kecamatan. Peningkatan kualitas jalan dinilai sangat penting untuk menunjang mobilitas warga, akses ekonomi, serta konektivitas antarwilayah permukiman.
“Usulan semenisasi jalan ini mencerminkan kebutuhan riil masyarakat dalam meningkatkan akses transportasi, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan publik,” tambahnya.
Partisipasi Publik Jadi Fondasi Perencanaan Pembangunan
Wali Kota Agung menegaskan bahwa masukan masyarakat merupakan fondasi utama dalam penyusunan program kerja Pemerintah Kota Pekanbaru Tahun 2027. Menurutnya, forum konsultasi publik ini juga menjadi simbol komitmen pemerintah daerah terhadap transparansi, partisipasi publik, dan tata kelola pemerintahan yang inklusif.
“Aspirasi mengenai drainase dan semenisasi jalan adalah kebutuhan yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari masyarakat. Pemerintah harus hadir dengan solusi yang konkret, terukur, dan berkelanjutan,” tegas Agung.
Ia berharap, melalui forum ini, akan terbangun sinkronisasi antara perencanaan teknis pemerintah dengan kebutuhan masyarakat di tingkat bawah, sehingga kebijakan pembangunan tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga responsif terhadap aspirasi warga.
Menuju Pekanbaru Tangguh dan Berkelanjutan
Agung Nugroho juga menekankan bahwa RKPD 2027 harus menjadi pijakan strategis menuju Kota Pekanbaru yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan. Pembangunan infrastruktur yang terencana dengan baik diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kualitas lingkungan hidup, serta memperkuat ketahanan kota terhadap bencana dan perubahan iklim.
“Semua ini kita lakukan demi menciptakan Kota Pekanbaru yang lebih nyaman, aman, dan layak huni bagi seluruh masyarakat. Partisipasi warga adalah kunci keberhasilan pembangunan daerah,” pungkasnya.





















