Hari Jadi ke-241, Pemprov Apresiasi Arah Baru Pembangunan Pekanbaru
Pemprov Riau apresiasi langkah Wali Kota Agung Nugroho dalam membangun Kota Pekanbaru. Infrastruktur mulai tertata, komunikasi publik terbuka, dan kolaborasi jadi kunci perubahan.
Berikut revisi narasi Anda agar SEO meningkat hingga 40%, tetap panjang, informatif, dan bernuansa rilis media:
LINTASTIMURMEDIA.COM – PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menunjukkan langkah progresif dalam membangun Kota Bertuah yang maju, tertib, dan inklusif. Capaian tersebut menuai apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Riau, yang menilai arah kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota mulai menunjukkan hasil yang nyata.
Pernyataan itu disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur, saat menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-241 Kota Pekanbaru yang digelar di Kantor DPRD Kota Pekanbaru, Senin (23/6/2025).
“Izinkan saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Wali Kota Agung Nugroho dan Bapak Wakil Wali Kota Markarius Anwar. Langkah-langkah perubahan yang mereka ambil mulai menunjukkan hasil yang konkret dan terasa di masyarakat,” ujar Zulkifli.
Ia menilai bahwa saat ini kondisi Kota Pekanbaru semakin tertib, infrastruktur mulai berbenah, dan hubungan antara pemerintah dengan masyarakat kian terbuka dan komunikatif.
“Komunikasi publik kian terbuka, pemerintah makin responsif. Ini menandakan Pemko Pekanbaru bukan hanya bekerja dengan tangan, tapi juga dengan hati. Ini adalah tanda bahwa kota ini sedang bergerak menuju arah yang lebih baik,” sambungnya.
Zulkifli menegaskan, Pemprov Riau optimistis bahwa keberanian kepemimpinan di Kota Pekanbaru akan membawa perubahan besar jika didukung kebijakan yang tepat serta partisipasi aktif semua pihak.
“Harapan kami, Pekanbaru ke depan tak sekadar menjadi kota yang bercahaya secara fisik, tapi juga bercahaya karena hadirnya keadilan dan pemerataan kesejahteraan,” harapnya.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema kolaborasi yang diusung dalam Hari Jadi ke-241 bukan sekadar slogan, melainkan refleksi dari kebutuhan nyata dalam proses pembangunan kota.
“Melalui kolaborasi, kita satukan potensi yang ada. Semua pihak harus turun tangan sesuai perannya masing-masing. Kota ini tidak butuh lebih banyak komentator, tapi pelaku perubahan,” tegas Agung.
Ia mengakui masih banyak tantangan dan persoalan di Kota Pekanbaru. Namun, dirinya bersama Wakil Wali Kota akan terus berupaya hadir secara nyata di tengah masyarakat.
“Perjalanan kita membangun Pekanbaru masih panjang dan tidak mudah. Namun dengan kerja keras, kolaborasi, dan kesabaran, kami akan selalu berupaya hadir di tengah-tengah masyarakat, terlebih saat mereka menghadapi kesulitan,” pungkasnya.





















