Kemenag Pekanbaru Sosialisasikan Aplikasi Srikandi di Dua MAN

Kemenag Pekanbaru sosialisasikan aplikasi Srikandi di MAN 1 dan MAN 2 untuk percepatan digitalisasi arsip dan tata persuratan madrasah secara terintegrasi.

Kemenag Pekanbaru Sosialisasikan Aplikasi Srikandi di Dua MAN
Kepala Subbag TU Kemenag Pekanbaru, Abdul Wahid, saat memberikan arahan kepada staf Tata Usaha MAN 2 Pekanbaru dalam sosialisasi penggunaan aplikasi Srikandi, Kamis (10/07/2025).

LINTASTIMURMEDIA.COM – PEKANBARU – Dalam upaya memperkuat digitalisasi sistem kearsipan dan meningkatkan efisiensi tata kelola administrasi di lingkungan pendidikan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru menggelar sosialisasi penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) di dua Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Pekanbaru, yakni MAN 1 dan MAN 2.

Kegiatan sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Subbag Tata Usaha (TU) Kemenag Pekanbaru, Abdul Wahid, bersama Admin Srikandi, Fajrul Falah Arazi, pada Kamis (10/07/2025).

Sekolah pertama yang dikunjungi adalah MAN 2 Pekanbaru, di mana rombongan disambut hangat oleh Kepala TU MAN 2, Endang Dianita. Dalam kesempatan tersebut, Abdul Wahid memberikan motivasi dan arahan kepada para staf Tata Usaha, sekaligus menekankan pentingnya digitalisasi administrasi di era modern saat ini.

Sosialisasi dilanjutkan dengan praktik langsung penggunaan aplikasi Srikandi oleh Admin Fajrul Falah, mulai dari langkah awal hingga implementasi dalam pengelolaan dokumen. Aplikasi ini dirancang untuk membantu madrasah dalam mengelola arsip digital, sistem persuratan, dan efisiensi penggunaan alat tulis kantor (ATK) secara terintegrasi.

“Aplikasi Srikandi akan sangat membantu dalam efisiensi pengelolaan arsip melalui transformasi digital. Bahkan, penggunaannya bisa memangkas kebutuhan ATK dan semua data akan langsung terintegrasi dengan sistem pusat,” jelas Abdul Wahid saat memberikan arahan kepada staf MAN 2 Pekanbaru.

Setelah dari MAN 2, rombongan melanjutkan kegiatan ke MAN 1 Pekanbaru dan disambut oleh Kepala TU, Maida Susi. Seperti pada kunjungan sebelumnya, Abdul Wahid menyampaikan pengantar mengenai pentingnya penggunaan aplikasi Srikandi sebagai sistem pendukung kinerja tata usaha madrasah. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik pengoperasian langsung aplikasi Srikandi oleh admin kepada seluruh staf.

“Aplikasi ini dirancang untuk mendukung sistem tata persuratan dan pengarsipan dokumen secara digital di lingkungan madrasah. Ke depan, ini akan memudahkan kita di Kemenag dalam berbagai hal, dari penomoran surat keluar hingga pelacakan arsip. Lebih dari itu, aplikasi ini juga mendorong pengembangan kapasitas SDM dalam menghadapi kemajuan teknologi,” ungkap Wahid dalam sesi pelatihan.

Dalam penutupannya, Abdul Wahid menegaskan bahwa penggunaan aplikasi Srikandi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bagian dari komitmen Kemenag untuk memberikan pelayanan terbaik kepada guru, siswa, dan masyarakat luas, melalui sistem yang cepat, transparan, dan terdigitalisasi.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap staf tata usaha di madrasah bisa meningkatkan kompetensi dan kualitas diri dalam memberikan layanan administratif yang profesional dan berbasis teknologi,” pungkasnya.