Mahasiswa Unilak Raih Medali di Kejuaraan Pencak Silat ASEAN 2025
Mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau meraih 3 medali di The 3rd ASEAN University Pencak Silat Championship 2025 di Thailand. Prestasi membanggakan ini jadi kado Milad ke-43 Unilak dan bukti pembinaan atlet muda Indonesia berjalan baik.
LINTASTIMURMEDIA.COM – PEKANBARU – Mahasiswa Universitas Lancang Kuning Riau (Unilak) kembali menorehkan tinta emas dalam kancah olahraga internasional. Dalam ajang bergengsi The 3rd ASEAN University Pencak Silat Championship 2025, para duta muda Unilak sukses mengibarkan nama Indonesia dengan penuh kebanggaan. Kejuaraan antar universitas se-ASEAN ini digelar di Thailand National Sport University Yala Campus, mempertemukan atlet-atlet pencak silat terbaik dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Kontingen Unilak tampil gemilang dengan meraih tiga medali bergengsi untuk Merah Putih. Mahasiswa berbakat Zaved Alvareza P. Simanjuntak mempersembahkan medali perak, disusul Angel Sianturi dan Syakira Faidila yang masing-masing sukses membawa pulang medali perunggu. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Indonesia, khususnya dari Riau, memiliki daya saing tinggi dan dedikasi luar biasa dalam dunia olahraga bela diri tradisional Indonesia.
Kejuaraan internasional pencak silat ini digelar pada 23 hingga 27 Juni 2025, dan berlangsung semarak di Negeri Gajah Putih. Unilak mengirimkan lima mahasiswa terbaiknya sebagai duta kampus dalam ajang ini. Mereka adalah Andryan dan Angel Sianturi dari Fakultas Kehutanan dan Sains, serta Bima Pratama, Zaved Alvareza P. Simanjuntak, dan Syakira Faidila dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA). Seluruh atlet dibina secara intensif oleh pelatih berpengalaman, Tri Juwanda Samsul Bahar, yang turut mendampingi langsung ke lokasi kejuaraan.
Wakil Rektor III Unilak, Dr. Hardi, SE, MM, saat dikonfirmasi pada Selasa, 1 Juli 2025, menyampaikan rasa bangganya yang mendalam atas prestasi mahasiswa Unilak di ajang internasional ini. "Ini adalah kado terindah dalam rangka Milad ke-43 Unilak. Kami sangat bangga dan mengapresiasi perjuangan para mahasiswa yang telah berjuang keras membawa nama Indonesia dan Unilak di tingkat ASEAN," ujarnya dengan penuh antusias.
Dr. Hardi menambahkan bahwa capaian ini merupakan bukti konkret dari konsistensi kampus dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. “Ini bukan hanya tentang medali, tapi tentang semangat, disiplin, dan proses pembinaan berkelanjutan yang kami lakukan di lingkungan kampus,” tegasnya.
Lebih lanjut, beliau berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh civitas akademika, khususnya mahasiswa Unilak, untuk terus mengembangkan diri dan mengharumkan nama daerah maupun bangsa melalui berbagai bidang keunggulan masing-masing.
Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Kehutanan dan Sains Unilak, Dr. Dodi Sukma, turut menyampaikan apresiasi tinggi atas raihan Angel Sianturi, salah satu mahasiswi dari fakultasnya yang berhasil mengukir prestasi luar biasa. Ia menyebut bahwa perkembangan Angel sebagai atlet semakin menonjol, baik dari sisi teknik, mental, maupun jam terbang.
“Angel ini adalah mahasiswi teladan yang punya dedikasi tinggi. Prestasinya meningkat signifikan dan menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara dunia akademik dan dunia olahraga bisa berjalan harmonis,” ungkap Dr. Dodi. Ia juga berharap keberhasilan Angel dapat memicu semangat mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan membanggakan almamater.
Prestasi mahasiswa Unilak di panggung internasional ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi di Riau mampu melahirkan generasi muda berprestasi dan berdaya saing tinggi di tingkat global. Dengan semangat juang, pembinaan berkelanjutan, serta dukungan institusi, para mahasiswa Unilak siap menjadi duta-duta unggulan Indonesia di berbagai bidang.





















