Musrenbang Siak 2026, Warga Tagih Prioritas Wisata & Infrastruktur

Warga Kecamatan Siak dorong pengembangan wisata dan infrastruktur dalam Musrenbang 2026. Pemkab fokus efisiensi anggaran dan program prioritas masyarakat.

Musrenbang Siak 2026, Warga Tagih Prioritas Wisata & Infrastruktur
Musrenbang Kecamatan Siak 2026: Warga Desak Pengembangan Kawasan Wisata Jadi Prioritas Pembangunan

LINTASTIMURMEDIA.COM – SIAK – Pemerintah Kecamatan Siak menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2026 di Gedung Maharatu, Senin (16/06/2025). Dalam forum strategis tersebut, masyarakat menyuarakan sejumlah harapan pembangunan, dengan penekanan khusus pada sektor pariwisata sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi lokal.

Di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah, warga tetap mendorong pemerintah agar tidak mengabaikan pembangunan infrastruktur dasar serta pengembangan destinasi wisata sejarah yang menjadi kekuatan khas Kecamatan Siak. Aspirasi ini disampaikan langsung oleh tokoh masyarakat, kepala kampung, serta pelaku UMKM yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Berkaitan dengan pembangunan prioritas, saya tekankan bahwa setiap program harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat,” ujar Wakil Bupati Siak, H. Syamsurizal, dalam sambutannya.

Ia menegaskan pentingnya efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran, dengan mengutamakan sektor-sektor yang memberikan dampak langsung dan terukur terhadap kesejahteraan masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur dasar.

“Dengan kondisi fiskal saat ini, maka pembangunan harus fokus dan tepat sasaran. Jalan rusak, sistem drainase, dan infrastruktur penting lainnya yang langsung dirasakan masyarakat akan menjadi perhatian utama,” tegas Syamsurizal.

Dalam Musrenbang tersebut, warga dan perwakilan kampung secara terbuka mengajukan sejumlah usulan, antara lain peningkatan kualitas jalan lingkungan, normalisasi saluran drainase, pemasangan lampu penerangan jalan umum, serta permintaan dukungan konkret terhadap pelaku UMKM lokal. Yang paling disorot adalah permintaan serius agar kawasan wisata di Siak mendapat porsi prioritas dalam perencanaan pembangunan tahun 2026.

Camat Siak, dalam arahannya, menegaskan bahwa Kecamatan Siak memiliki dua fungsi strategis sekaligus, yakni sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Siak dan sebagai kota wisata budaya dan sejarah yang dikenal luas hingga ke mancanegara.

"Kami berharap, dua peran ini menjadi pertimbangan utama dalam perencanaan pembangunan. Warga sangat berharap agar kawasan wisata tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan kualitas dan fasilitasnya. Banyak pelaku usaha lokal menggantungkan hidup dari sektor ini,” jelas Camat Siak dengan penuh semangat.

Musrenbang ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, kepala kampung se-Kecamatan Siak, perwakilan dari Bappeda Kabupaten Siak, serta beberapa pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Musyawarah tahunan ini menjadi wadah partisipatif bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan berkontribusi dalam menentukan arah pembangunan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada rakyat.