Pembangunan 2026, Wali Kota Pekanbaru Serap Aspirasi Rumbai Timur
Wali Kota Pekanbaru menghadiri Musrenbang Kecamatan Rumbai Timur untuk menyerap aspirasi warga terkait pembangunan infrastruktur, perbaikan jalan, pendidikan, kesehatan, dan penataan kota tahun 2026.
PEKANBARU – LINTASTIMURMEDIA.COM – Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, SE, MM, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Rumbai Timur yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Lembah Sari, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini menjadi Musrenbang kecamatan ketiga yang diikuti langsung oleh wali kota dalam rangkaian agenda strategis perencanaan pembangunan daerah Kota Pekanbaru tahun 2026.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Pekanbaru tersebut menegaskan komitmen pemerintah kota dalam membangun daerah berbasis partisipasi masyarakat. Dalam sambutannya, Agung Nugroho menekankan bahwa dirinya secara konsisten menghadiri Musrenbang di setiap kecamatan guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, terutama persoalan-persoalan krusial yang dihadapi warga dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya turun langsung dan berkeliling untuk mendengar apa saja persoalan penting yang dirasakan masyarakat. Tujuan utamanya agar warga merasa lebih nyaman, aman, dan sejahtera tinggal di Kota Pekanbaru,” ujar Agung di hadapan peserta Musrenbang.
Berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat Rumbai Timur menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Pekanbaru. Aspirasi tersebut meliputi akses dan kualitas infrastruktur, kondisi jalan lingkungan dan jalan utama, peningkatan layanan pendidikan dan fasilitas kesehatan, hingga perlunya pelibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan kota yang berkelanjutan dan inklusif.
Selain menyerap aspirasi lokal, Pemko Pekanbaru juga menegaskan komitmennya dalam menyelaraskan pembangunan daerah dengan program prioritas nasional Presiden RI, Prabowo Subianto. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Program Indonesia Asri, yang menitikberatkan pada penataan kota, kebersihan lingkungan, dan peningkatan estetika kawasan perkotaan.
“Program Indonesia Asri menjadi bagian penting dalam mewujudkan Pekanbaru sebagai kota yang tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat,” kata Agung.
Sejak awal tahun lalu, Pemerintah Kota Pekanbaru telah memulai langkah konkret melalui pembenahan infrastruktur dan penataan wajah kota. Upaya tersebut bahkan mendapat apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, khususnya terhadap kebijakan penertiban baliho dan papan reklame yang dinilai mengganggu keindahan kota serta menimbulkan sampah visual.
“Tahun ini kami menargetkan kondisi jalan di Pekanbaru semakin baik dan mulus. Alhamdulillah, kita sudah memulai lebih awal dibandingkan beberapa daerah lain,” ungkap Agung.
Khusus untuk Kecamatan Rumbai Timur, wali kota memaparkan sejumlah program prioritas pembangunan yang akan direalisasikan pada tahun 2026. Di antaranya adalah pengaspalan Jalan Teluk Leok serta pembangunan akses jalan secara bertahap dari Jalan Geringging di Kelurahan Sungai Ukai menuju Jalan Raja Panjang Okura. Pembangunan konektivitas tersebut bertujuan membuka akses warga Rumbai Timur menuju pusat Kota Pekanbaru secara lebih cepat dan efisien.
“Pembangunan jalan ini sangat penting agar mobilitas warga meningkat dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin berkembang,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Agung Nugroho juga secara terbuka meminta masukan dari masyarakat, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan di tingkat kecamatan terkait kebutuhan pembangunan yang paling mendesak. Masukan tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur jalan, khususnya jalan poros, jalan utama, dan jalan penghubung yang saat ini masih mengalami kerusakan berat.
Seluruh aspirasi dan masukan yang dihimpun dalam Musrenbang Kecamatan Rumbai Timur ini akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam pelaksanaan pembangunan tahun 2026, sekaligus menjadi dasar perencanaan program pembangunan Kota Pekanbaru tahun 2027, demi mewujudkan kota yang maju, tertata, dan berdaya saing.





















