Satgas Pamtas Yonif 763/SBA Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Kokas Papua Barat Daya

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 763/SBA Pos Kokas menggelar bakti kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga Kokas, Papua Barat Daya, demi mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat di perbatasan.

Satgas Pamtas Yonif 763/SBA Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Kokas Papua Barat Daya
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 763/SBA Pos Kokas Gelar Bakti Kesehatan dan Pengobatan Gratis, Warga Kokas Papua Barat Daya Antusias

PAPUA BARAT DAYA – LINTASTIMURMEDIA.COM – Dalam rangka mempererat hubungan kemanunggalan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 763/SBA Pos Kokas menggelar kegiatan bakti kesehatan serta pengobatan gratis bagi warga di Distrik Kokas, Papua Barat Daya, pada Sabtu (13/9/2025).

Kegiatan sosial kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Kokas, Letda Inf Yosef Raja Banjarnahor, bersama jajaran personel Satgas Yonif 763/SBA. Aksi bakti kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan penyakit ringan, pemberian vitamin, hingga distribusi obat-obatan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

TNI Hadir Tidak Hanya Menjaga Perbatasan, tetapi Juga Melayani Rakyat

Dalam keterangannya, Letda Inf Yosef menegaskan bahwa kegiatan bakti kesehatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian nyata prajurit TNI terhadap masyarakat di wilayah perbatasan negara.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Satgas Yonif 763/SBA tidak hanya hadir untuk menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan RI-Papua Nugini, tetapi juga menjadi mitra, sahabat, sekaligus saudara bagi masyarakat. Pelayanan kesehatan ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk selalu dekat dan peduli dengan rakyat,” ujar Danpos Kokas.

Warga Kokas Sambut Antusias Pengobatan Gratis

Antusiasme masyarakat Kokas terlihat jelas sejak pagi hari. Warga berbondong-bondong mendatangi Pos Kokas untuk memeriksakan kesehatan mereka. Minimnya akses layanan kesehatan di wilayah pedalaman membuat kegiatan ini menjadi kesempatan emas yang sangat bermanfaat.

Salah seorang warga, Simon Kocu (45 tahun), menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian Satgas Pamtas.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis ini. Tidak semua dari kami mampu pergi ke kota untuk berobat karena jauh dan membutuhkan biaya. Kehadiran bapak-bapak TNI sangat berarti bagi kami. Terima kasih sudah peduli dengan kesehatan masyarakat Kokas,” ucapnya.

Perkuat Komunikasi Sosial dan Stabilitas Wilayah Perbatasan

Selain sebagai bentuk pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat. Interaksi langsung yang hangat antara prajurit dan warga memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap peran TNI di perbatasan.

Melalui bakti kesehatan ini, Satgas Yonif 763/SBA berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat, harmonis, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya simbol pertahanan, tetapi juga motor penggerak solidaritas dan kesejahteraan rakyat di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Komitmen TNI untuk Rakyat

Kegiatan sosial seperti ini merupakan agenda rutin Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 763/SBA di seluruh pos jaga yang tersebar di Papua Barat Daya. Selain pengobatan gratis, TNI juga kerap melaksanakan program lain seperti penyuluhan kesehatan, pembinaan generasi muda, serta dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan adat setempat.

Dengan hadirnya program bakti kesehatan di Kokas, masyarakat kembali merasakan bahwa TNI selalu konsisten mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap langkah penugasannya. Hal ini sejalan dengan prinsip dasar kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi roh kekuatan pertahanan bangsa.