TNI-Polri Siaga Arus Balik Lebaran 2026, Pos PAM Baturetno Jadi Titik Strategis
Sinergi TNI, Polri, dan aparat gabungan di Pos PAM Baturetno diperkuat untuk mengamankan arus balik Lebaran 2026. Pengamanan ketat, pelayanan humanis, dan antisipasi kemacetan jadi fokus utama.
LINTASTIMURMEDIA.COM — Dalam upaya memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026, aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan instansi terkait terus mengintensifkan kegiatan Pos Pengamanan (Pos PAM) di sejumlah titik strategis. Salah satunya berada di perempatan Pasar Baturetno, Kecamatan Baturetno, yang menjadi simpul penting mobilitas masyarakat pasca Lebaran.
Pada Kamis, 26 Maret 2026, kegiatan pengamanan terpadu kembali digelar dengan melibatkan personel lintas sektoral. Pos PAM Baturetno tidak hanya berfungsi sebagai titik pemantauan arus lalu lintas, tetapi juga sebagai pusat koordinasi pengamanan dan pelayanan masyarakat, khususnya para pemudik yang tengah melakukan perjalanan arus balik menuju kota tujuan.
Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang menekankan pentingnya sinergi, soliditas, serta peningkatan kewaspadaan seluruh personel di lapangan. Dalam apel tersebut, juga ditekankan pendekatan pelayanan yang humanis dan responsif, mengingat tingginya intensitas pergerakan masyarakat selama periode arus balik Lebaran.
Usai apel, seluruh personel langsung bergerak melaksanakan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar Pos PAM. Dengan pola pengamanan yang terukur dan komunikasi yang efektif di lapangan, aparat berupaya menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meminimalisir potensi kemacetan yang kerap terjadi di titik-titik rawan, termasuk kawasan pasar dan persimpangan utama.
Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga disiagakan secara penuh (stand by) di Pos PAM guna mengantisipasi berbagai kemungkinan, mulai dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat hingga penanganan darurat seperti kecelakaan lalu lintas. Kehadiran aparat di lokasi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas.
Danramil 05/Baturetno, Kapten Arm Yadiman, dalam keterangannya menegaskan bahwa Pos PAM merupakan bagian penting dari strategi pengamanan terpadu selama momentum Lebaran. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi antara TNI, Polri, dan instansi terkait menjadi faktor utama dalam menciptakan kondisi yang kondusif di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
“Sinergi TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap aman dan terkendali. Kami hadir tidak hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik agar dapat melaksanakan arus balik dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan Pos PAM di titik-titik strategis seperti Baturetno merupakan langkah preventif yang efektif dalam mengurangi risiko gangguan selama arus balik. Dengan kesiapsiagaan maksimal serta dukungan masyarakat, diharapkan seluruh rangkaian arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan tertib dan minim hambatan.
Keberadaan Pos PAM Baturetno pun diharapkan tidak hanya menjadi simbol pengamanan, tetapi juga representasi kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat di momen penting seperti Idul Fitri.

Sumber: Agus Kemplu





















