104 Siswa PAUD Islamic Center Madinatul Ulum Siak Khatam Al-Qur’an, Wabup Syamsurizal Sebut Unggul di Bidang Tahfiz

Sebanyak 104 siswa PAUD Sains Tahfizh Islamic Center Madinatul Ulum Siak mengikuti khataman Al-Qur’an dan akhirussanah. Wabup Syamsurizal menegaskan Islamic Center unggul dalam pendidikan tahfiz sejak usia dini.

104 Siswa PAUD Islamic Center Madinatul Ulum Siak Khatam Al-Qur’an, Wabup Syamsurizal Sebut Unggul di Bidang Tahfiz
104 Siswa PAUD Islamic Center Madinatul Ulum Siak Khatam Al-Qur’an, Wabup Syamsurizal Tegaskan Keunggulan Tahfiz Sejak Usia Dini

SIAK, LINTASTIMURMEDIA.COM – Komitmen membangun generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berdaya saing terus diperkuat melalui pendidikan sejak usia dini. Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan kegiatan Khataman Al-Qur’an dan Akhirussanah PAUD Sains Tahfizh Islamic Center Madinatul Ulum Kabupaten Siak yang berlangsung khidmat di lingkungan SD Sains Tahfizh Islamic Center Siak, Sabtu (6/6/2026).

Sebanyak 104 peserta didik mengikuti prosesi khataman Al-Qur’an dan akhirussanah sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan anak usia dini sebelum melanjutkan ke jenjang sekolah dasar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga momentum penting dalam menegaskan keberhasilan pendidikan berbasis Al-Qur’an yang telah ditanamkan sejak dini kepada para peserta didik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Siak Syamsurizal, para tenaga pendidik, orang tua murid, serta tamu undangan yang memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan Islam di Kabupaten Siak.

Dalam sambutannya, Syamsurizal menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh peserta didik yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di PAUD Sains Tahfizh Islamic Center Madinatul Ulum sekaligus mengikuti khataman Al-Qur’an.

Menurutnya, keberhasilan anak-anak menghafal dan membaca Al-Qur’an sejak usia dini merupakan capaian yang patut dibanggakan serta menjadi modal penting dalam membentuk karakter generasi masa depan.

"Selamat dan tahniah kepada seluruh anak-anak yang telah mengikuti khataman Al-Qur’an dan akhirussanah hari ini. Islamic Center memiliki keunggulan di bidang tahfiz Al-Qur’an. Hal ini terlihat dari anak-anak yang sudah dibiasakan menghafal Al-Qur’an sejak usia dini. Tentu keberhasilan ini tidak terlepas dari peran guru dan dukungan penuh orang tua," ujar Syamsurizal.

Ia menilai, pendidikan berbasis tahfiz yang diterapkan oleh Islamic Center Madinatul Ulum merupakan salah satu model pendidikan yang mampu menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan karakter positif kepada anak sejak usia emas pertumbuhan.

Lebih lanjut, Syamsurizal menegaskan bahwa penguatan pendidikan anak usia dini ke depan perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, selain penguatan nilai-nilai keagamaan, anak-anak juga perlu dibekali dengan kemampuan bahasa, keterampilan dasar, serta kecakapan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Dengan demikian, mereka akan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya maupun tantangan global di masa mendatang.

"Kami mendorong pengembangan pendidikan yang berkualitas sehingga anak-anak mampu bersaing, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Pendidikan harus terus berkembang agar melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah PAUD Sains Tahfizh Islamic Center Madinatul Ulum, Siti Rohimah, menjelaskan bahwa kegiatan akhirussanah merupakan momentum penyerahan kembali peserta didik kepada orang tua setelah menyelesaikan proses pendidikan di tingkat PAUD.

Ia menyebutkan bahwa dari total 104 peserta didik kelompok Taman Kanak-Kanak B (TK B) yang mengikuti akhirussanah tahun ajaran 2025/2026, sebanyak 47 siswa merupakan peserta program Takhasus, yakni program pendalaman khusus hafalan Al-Qur’an yang menjadi salah satu unggulan lembaga pendidikan tersebut.

Menurutnya, capaian yang diraih para siswa merupakan hasil kolaborasi yang baik antara guru, sekolah, dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak selama proses pendidikan berlangsung.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan seluruh orang tua yang telah menitipkan putra-putrinya kepada kami. Semoga ilmu, pengalaman, dan pembiasaan yang telah diberikan selama belajar di PAUD ini dapat menjadi bekal berharga untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya serta tumbuh menjadi generasi Qurani yang berkarakter dan bermanfaat bagi masyarakat," ungkap Siti Rohimah.

Keberhasilan program tahfiz yang diterapkan Islamic Center Madinatul Ulum juga terlihat dari capaian hafalan Al-Qur’an sejumlah peserta didik. Beberapa siswa menunjukkan kemampuan menghafal yang luar biasa untuk ukuran usia dini, hasil dari pembelajaran yang dilakukan secara berkelanjutan dan sistematis.

Di antara peserta yang menonjol adalah Rahma Kamila binti Ade Ahmad Hanif serta M. Akira Rafayza Al-Baihaqy bin Muhammad Muadin, yang berhasil mencapai hafalan hingga satu juz Al-Qur’an selama mengikuti proses pembelajaran di PAUD tersebut.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari para orang tua. Salah seorang wali murid, orang tua dari Rahma Kamila, mengaku bersyukur dan bangga atas perkembangan putrinya yang mampu menyelesaikan hafalan dengan baik.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya lahir dari semangat belajar anak, tetapi juga berkat pendampingan intensif para guru serta dukungan keluarga melalui kegiatan murojaah rutin di rumah.

"Kami sangat bersyukur dan bangga. Sebagai orang tua, kami selalu berusaha mendampingi anak untuk murojaah di rumah. Alhamdulillah, dengan bimbingan guru yang luar biasa, hafalan anak dapat terjaga dan terus berkembang," tuturnya.

Selain prosesi khataman dan wisuda akhirussanah, kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa. Salah satunya adalah pertunjukan tari yang menampilkan keberagaman budaya Nusantara sebagai bentuk pengenalan nilai kebangsaan kepada anak sejak dini.

Penampilan para siswa tersebut mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari para tamu undangan maupun orang tua yang hadir. Suasana haru, bangga, dan penuh kebahagiaan mewarnai seluruh rangkaian acara.

Melalui kegiatan khataman Al-Qur’an dan akhirussanah ini, PAUD Sains Tahfizh Islamic Center Madinatul Ulum Siak kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga membangun fondasi spiritual, karakter, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

Di tengah tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks, upaya melahirkan generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing menjadi investasi penting dalam mewujudkan masa depan Kabupaten Siak yang religius, maju, dan berkelanjutan.

(Rahma/MC Siak)