Bupati Kuansing Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Fondasi Kebijakan dan Pembangunan Daerah

Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data yang akurat dinilai menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, penguatan ekonomi daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Kuansing Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Fondasi Kebijakan dan Pembangunan Daerah

TELUK KUANTAN, LINTASTIMURMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan secara serentak oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di seluruh wilayah Indonesia. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berbasis data, terukur, dan berkelanjutan.

Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang bertujuan memotret kondisi riil perekonomian Indonesia, mulai dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, industri, jasa, hingga berbagai aktivitas ekonomi lainnya yang menjadi penggerak pertumbuhan daerah maupun nasional.

Kepala BPS Kuansing, Hartono Hardi, mengungkapkan bahwa Bupati Kuansing dijadwalkan melakukan launching pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 bersama BPS serta sejumlah pemangku kepentingan pada Rabu (24/6/2026).

“Bupati Kuansing akan melaksanakan launching Sensus Ekonomi 2026 bersama BPS dan stakeholder terkait sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program strategis nasional ini,” ujar Hartono Hardi saat ditemui di Teluk Kuantan, Selasa (23/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Suhardiman Amby didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kuansing, Hendra Roza, serta Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kuansing, Hevi H. Antoni.

Pada kesempatan itu, Bupati Suhardiman menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki arti yang sangat penting karena hasil pendataan yang diperoleh akan menjadi salah satu instrumen utama dalam penyusunan kebijakan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Menurutnya, data statistik yang valid dan akurat akan membantu pemerintah dalam merumuskan arah pembangunan, menyusun program pemberdayaan ekonomi masyarakat, meningkatkan investasi, memperkuat sektor usaha produktif, hingga menentukan berbagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pelaksanaan Sensus Ekonomi sangat menentukan karena hasilnya akan menjadi salah satu rujukan penting dalam penyusunan kebijakan pemerintah ke depan. Data yang diperoleh akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merancang berbagai program pembangunan yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Suhardiman.

Karena itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat Kuansing untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas yang melakukan pendataan.

Partisipasi masyarakat, menurutnya, menjadi kunci utama keberhasilan sensus. Semakin akurat data yang diberikan, semakin tepat pula kebijakan yang dapat dirumuskan pemerintah untuk menjawab tantangan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar memberikan informasi yang benar, lengkap, dan akurat kepada petugas Sensus Ekonomi yang datang melakukan pendataan. Dukungan masyarakat sangat penting agar data yang dihasilkan benar-benar menggambarkan kondisi ekonomi yang sesungguhnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kuansing, Hartono Hardi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Bupati Kuansing beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kuansing atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan terhadap berbagai program statistik nasional yang dilaksanakan BPS.

Menurut Hartono, dukungan kepala daerah menjadi faktor penting dalam memastikan kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, terutama dalam membangun kesadaran publik mengenai pentingnya data sebagai dasar pengambilan keputusan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Pak Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kuansing. Di tengah kesibukan mempersiapkan pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau ke-44 yang akan digelar di Kuansing, beliau tetap memberikan perhatian penuh terhadap program nasional yang sedang dan akan kami laksanakan,” ungkap Hartono.

Hartono juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kominfo dan Bappeda Kuansing yang selama ini menjadi mitra strategis BPS dalam mendukung implementasi program Kuansing Satu Data. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data yang akurat, terintegrasi, dan mudah diakses.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BPS akan semakin memperkuat kualitas data pembangunan sehingga mampu menghasilkan perencanaan yang lebih efektif, efisien, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan lancar dan sukses. Kami berharap data yang dihasilkan nantinya benar-benar akurat, valid, terpercaya, dan akuntabel sehingga mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian masyarakat, dunia usaha, serta perkembangan ekonomi bangsa secara umum,” tutup Hartono.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan partisipasi aktif masyarakat, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan basis data yang kuat sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah dan nasional. Data yang berkualitas tidak hanya menjadi alat ukur kemajuan pembangunan, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam menciptakan kebijakan yang lebih tepat sasaran, meningkatkan daya saing daerah, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.