Camat Bangko Bungkam, Warga Keluhkan Layanan dan Kantor Kelurahan

Warga Bangko keluhkan buruknya layanan Camat Aspri Mulya dan minimnya fasilitas di Kelurahan Bagan Hulu, Rokan Hilir. Camat belum beri tanggapan.

Camat Bangko Bungkam, Warga Keluhkan Layanan dan Kantor Kelurahan
Buruknya Sikap Pelayanan Aspri Mulya Camat Bangko, Diperparah oleh Dugaan Miskinnya Fasilitas Kantor Kelurahan Bagan Hulu

LINTASTIMURMEDIA.COM – ROKAN HILIR – Buruknya sikap pelayanan publik yang ditunjukkan oleh Aspri Mulya, Camat Bangko yang bertugas di wilayah Kota Bagan Siapi-api, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, kini mulai mendapat sorotan serius dari masyarakat. Sorotan ini menguat seiring dengan mencuatnya berbagai keluhan warga terkait rendahnya kualitas layanan publik dan dugaan diskriminasi penyaluran bantuan sosial di lingkungan Kecamatan Bangko.

Keluhan datang dari warga kurang mampu yang mengaku bahwa selama bertahun-tahun, mereka diduga tidak pernah mendapatkan bantuan sosial dalam bentuk apapun dari pemerintah setempat. Ironisnya, warga tersebut tinggal hanya beberapa meter dari kantor Camat Bangko di kawasan Bagan Siapi-api.

"Sudah bertahun-tahun kami tinggal di sini, tapi tak sekalipun mendapat bantuan dari pihak kecamatan ataupun kelurahan. Padahal, kami hanya tinggal beberapa langkah dari kantor camat,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Situasi ini semakin memprihatinkan ketika keluhan serupa datang dari Kelurahan Bagan Hulu, yang merupakan bagian administratif di bawah Kecamatan Bangko. Pihak kelurahan menyampaikan bahwa minimnya fasilitas dasar, seperti ketersediaan alat tulis kantor (ATK), membuat pelayanan terhadap masyarakat menjadi sangat terganggu.

“Anggaran ATK di kantor Kelurahan Bagan Hulu tidak tersedia. Hal ini menyulitkan kami dalam memberikan pelayanan yang layak kepada masyarakat,” ujar salah seorang staf kelurahan saat ditemui pada Selasa siang, 15 Juli 2025.

Dugaan miskinnya fasilitas kantor kelurahan di Rokan Hilir ini memperparah buruknya citra pelayanan publik di tingkat kecamatan. Ketika kantor pemerintahan tidak memiliki sarana yang memadai, maka pelayanan kepada masyarakat otomatis akan terhambat, menciptakan ketidakpuasan dan ketidakpercayaan publik terhadap aparat setempat.

Terkait dua persoalan serius ini—yaitu buruknya layanan publik di Kantor Camat Bangko dan minimnya fasilitas di Kantor Kelurahan Bagan Hulu—sejumlah warga telah mencoba menghubungi Camat Aspri Mulya secara langsung. Upaya klarifikasi dilakukan melalui pesan WhatsApp untuk meminta penjelasan dan tanggapan atas berbagai keluhan tersebut.

Namun sangat disayangkan, hingga Selasa sore, 15 Juli 2025, Camat Bangko Aspri Mulya belum memberikan respon apapun. Sikap bungkam ini semakin memperkuat kekecewaan masyarakat terhadap kinerja camat yang dinilai tidak profesional dan terkesan menghindar dari tanggung jawab publik.

Sorotan terhadap Camat Bangko ini menjadi pengingat bahwa transparansi, responsivitas, dan kelayakan fasilitas pelayanan publik adalah bagian penting dari akuntabilitas pemerintah daerah. Masyarakat berharap agar Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir segera mengambil langkah tegas untuk memperbaiki kualitas layanan di tingkat kecamatan maupun kelurahan, agar hak-hak dasar warga tidak terus terabaikan.


Editor: Thab212

Wartawan: Panca Sitepu