Doa Jemaah Haji Riau untuk Daerah Istimewa di Tanah Suci

Jemaah haji asal Riau memanjatkan doa khusus di Masjidil Haram untuk terwujudnya Daerah Istimewa Riau (DIR). Dukungan spiritual ini mempertegas aspirasi luhur masyarakat Riau.

Doa Jemaah Haji Riau untuk Daerah Istimewa di Tanah Suci
Haji Syaiful Anuar, jemaah asal Riau, berfoto di pelataran Masjidil Haram sambil memegang kertas bertuliskan #DAERAHISTIMEWARIAU sebagai simbol doa dan dukungan terhadap perjuangan Daerah Istimewa Riau.

LINTASTIMURMEDIA.COM – PEKANBARU – Semangat perjuangan untuk mewujudkan Daerah Istimewa Riau (DIR) kian menggema, bahkan menembus batas geografis hingga ke Tanah Suci Makkah. Dukungan spiritual mengalir dari jemaah haji asal Riau yang menunaikan ibadah haji, sebagai bentuk solidaritas terhadap aspirasi masyarakat Riau yang mendambakan status keistimewaan bagi provinsi berjuluk "Bumi Lancang Kuning" ini.

Salah satu jemaah, Haji Syaiful Anuar, secara khusus memanjatkan doa untuk terwujudnya Daerah Istimewa Riau usai melaksanakan tawaf ifadah di Masjidil Haram. Ia menyebutkan bahwa bersama sejumlah jemaah Riau lainnya, mereka telah merancang momen doa bersama ini sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual terhadap perjuangan yang digelorakan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAM Riau) dan elemen masyarakat luas.

Sebagai penanda ikhtiar tersebut, Haji Syaiful mengabadikan momen istimewa di pelataran Masjidil Haram, sambil memegang secarik kertas bertuliskan tagar #DAERAHISTIMEWARIAU, simbol perjuangan yang kini mulai mendunia.

"Ide untuk mengabadikan foto ini memang sudah saya rancang sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Yang berdoa adalah jemaah haji Riau, sebagai wujud cinta kami kepada tanah kelahiran," ungkap Syaiful, yang terlihat haru saat menyampaikan pesannya.

Ia turut menyampaikan harapan tulus agar perjuangan mulia LAM Riau bersama seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan status Daerah Istimewa Riau senantiasa diberi kelancaran dan keberkahan oleh Allah SWT.

"Semoga langkah perjuangan ini diridhai dan dimudahkan oleh Allah. Kami memohon kepada-Nya agar Negeri Riau menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang baik dan penuh ampunan," ucapnya penuh keyakinan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Pekerja Perwujudan Daerah Istimewa Riau (BPP DIR) yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa haru atas dukungan moril yang diberikan para jemaah haji Riau dari tanah suci.

"Apa yang dilakukan para jemaah haji kita di Tanah Suci ini sungguh menggetarkan hati. Ini menjadi sinyal kuat bahwa perjuangan mewujudkan Daerah Istimewa Riau bukan sekadar agenda politik atau budaya, tetapi sudah menyatu dalam doa dan hati nurani masyarakat Riau, di mana pun mereka berada," tegas Datuk Seri Taufik.

Ia menambahkan, bahwa spiritualitas perjuangan ini menjadi kekuatan moral yang luar biasa, sekaligus menunjukkan bahwa gerakan menuju Daerah Istimewa Riau telah menjelma menjadi bagian dari identitas kolektif masyarakat Melayu Riau, baik yang ada di kampung halaman maupun yang sedang menunaikan ibadah di tanah suci.