Pekanbaru Siaga Karhutla, Pemko Kerahkan Tim Gabungan
Pemko Pekanbaru tetapkan status Siaga Darurat Karhutla sejak 15 Mei 2025. Tim gabungan TNI, Polri, dan BPBD siaga 24 jam cegah kebakaran lahan selama musim kemarau.
LINTASTIMURMEDIA.COM – PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sejak tanggal 15 Mei 2025, sebagai langkah strategis menghadapi ancaman bencana ekologis selama musim kemarau. Status siaga ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Pekanbaru Nomor 492 Tahun 2025 dan akan berlangsung hingga 30 November 2025.
Penetapan status ini merupakan bentuk keseriusan Pemko Pekanbaru dalam mengantisipasi potensi karhutla yang meningkat signifikan saat musim kering. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, Zarman Candra, menyampaikan bahwa berbagai unsur telah dikerahkan untuk mendukung kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi situasi darurat.
“Kami telah menyiagakan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Manggala Agni, Basarnas, serta instansi teknis terkait lainnya yang tergabung dalam satuan tugas pengendalian Karhutla. Semua tim bersiap siaga secara penuh,” ujar Zarman saat dikonfirmasi, Sabtu (14/6/2025).
Wilayah-wilayah rawan kebakaran di Kota Pekanbaru kini menjadi fokus pengawasan intensif. Di tingkat kecamatan dan kelurahan, BPBD telah menginstruksikan para camat dan lurah untuk aktif mengedukasi masyarakat dan memberikan imbauan tegas agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, karena tindakan tersebut berisiko tinggi terhadap penyebaran api yang tak terkendali.
Edukasi berbasis komunitas turut digencarkan melalui jalur RT dan RW, dengan pendekatan preventif yang menekankan pada bahaya karhutla dan pentingnya menjaga ekosistem lingkungan. Langkah ini diyakini dapat meminimalkan potensi terjadinya kebakaran sejak dini.
“Masyarakat diharapkan berperan aktif. Bila melihat tanda-tanda kebakaran, seperti asap mencurigakan atau bau terbakar, segera laporkan. Kita punya call center 112 Pemko Pekanbaru, atau bisa langsung menghubungi BPBD di 0811 76 51464. Tim kami standby 24 jam penuh dan siap merespons cepat,” tegas Zarman.
Respons cepat dari warga disebut menjadi kunci utama dalam penanganan Karhutla agar api tidak meluas dan tetap dalam kendali. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor bersama masyarakat menjadi kekuatan utama selama masa siaga ini.
Pemko Pekanbaru melalui BPBD mengajak seluruh elemen masyarakat – dari tokoh adat, pemuda, tokoh agama hingga pelaku usaha – untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dan mencegah kerusakan lingkungan akibat karhutla. Masa siaga bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi amanah bersama demi keberlanjutan hidup generasi mendatang.





















