F-35 RAAF Mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin, Siap Ikut Latihan Elang Ausindo 2025
Pesawat tempur siluman F-35 Lightning II milik Royal Australian Air Force (RAAF) mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Kehadirannya untuk mengikuti Latihan Bersama Elang Ausindo 2025, memperkuat kerja sama TNI AU dan Australia dalam menjaga pertahanan udara kawasan.
LINTASTIMURMEDIA.COM – PEKANBARU – Sejarah baru kembali tercatat di langit Sumatera. Pesawat tempur siluman generasi kelima F-35 Lightning II milik Royal Australian Air Force (RAAF) resmi mendarat di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Rabu (20/8/2025).
Kedatangan jet tempur tercanggih di dunia ini menandai dimulainya rangkaian Latihan Bersama Elang Ausindo 2025, yang digelar pada 21–29 Agustus 2025. Latihan udara bilateral antara TNI AU dan RAAF Australia ini merupakan agenda strategis yang sudah lama terjalin, sekaligus bukti eratnya kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Setibanya di Lanud Roesmin Nurjadin, flight F-35 dari Skadron 77 RAAF mendapat sambutan langsung dari Komandan Lanud Rsn Marsma TNI Abdul Haris. Dengan penuh kehangatan, Danlanud menyampaikan ucapan selamat datang kepada para penerbang Australia.
“Selamat datang di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, selamat datang di Indonesia, dan selamat berlatih kembali di Pulau Sumatera,” ujar Marsma TNI Abdul Haris dalam penyambutan resmi.
Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh persahabatan. Sebagai simbol penghormatan khas budaya Melayu Riau, para penerbang TNI AU memakaikan tanjak Melayu kepada para pilot F-35. Tradisi ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi tanda persahabatan lintas bangsa, penghormatan budaya, serta bukti bahwa diplomasi pertahanan juga bisa terjalin lewat sentuhan budaya.
Tak hanya F-35, kedatangan armada tempur RAAF turut dikawal pesawat tanker KC-30A yang membawa kru pendukung, logistik, serta peralatan khusus ferry flight. Kehadiran unsur pendukung strategis ini menegaskan kesiapan penuh Australia untuk melaksanakan latihan gabungan berskala besar bersama TNI AU.
Latihan Elang Ausindo 2025 akan melibatkan berbagai skenario udara, mulai dari air combat maneuvering, air interception, hingga strategic strike simulation. Tujuannya, memperkuat interoperabilitas militer, pertukaran taktik tempur modern, serta meningkatkan kepercayaan strategis antara Indonesia dan Australia di bidang pertahanan udara.
Bagi Indonesia, latihan ini juga memberi peluang besar untuk meningkatkan kemampuan personel TNI AU dalam menghadapi tantangan keamanan kawasan yang semakin kompleks. Sementara bagi Australia, kehadiran F-35 di Pekanbaru menjadi bukti kesiapan mereka menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik bersama mitra regional.
Dengan hadirnya F-35 Lightning II di langit Pekanbaru, masyarakat Indonesia khususnya Riau mendapat kehormatan menyaksikan langsung salah satu pesawat tempur paling canggih di dunia. Kehadiran ini bukan hanya sekadar latihan, tetapi juga simbol persahabatan, kepercayaan, dan komitmen bersama dalam menjaga keamanan udara kawasan.





















