Tun Rahmat Shah Dorong ISMI Lebih Peduli dan Inklusif

Tun Rahmat Shah mendorong ISMI sebagai organisasi cendekiawan Melayu untuk meningkatkan peran dalam pembangunan nasional, memperkuat kepedulian sosial, dan menjaga semangat kebersamaan dalam keberagaman Indonesia.

Tun Rahmat Shah Dorong ISMI Lebih Peduli dan Inklusif
Tun DR. H. Rahmat Shah menyampaikan arahan kepada pengurus ISMI di Medan, Selasa (24/6/2025), mengenai pentingnya memperkuat kepedulian sosial dan kontribusi intelektual bagi kemajuan bangsa.

LINTASTIMURMEDIA.COM – MEDANTun DR. H. Rahmat Shah, tokoh nasional sekaligus Ketua Dewan Pembina Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI), menegaskan bahwa ISMI memiliki peran strategis dalam memperkuat kontribusi para cendekiawan Melayu bagi pembangunan bangsa dan negara. Hal ini disampaikan beliau dalam pernyataan resmi pada Selasa, (24/6/2025).

Sebagai organisasi tempat berhimpun para sarjana dan cendekiawan keturunan Melayu dari berbagai bidang keilmuan, ISMI disebut harus berada di garda terdepan dalam memperkuat nilai kebangsaan dan semangat nasionalisme, terutama dalam konteks keberagaman Indonesia.

"ISMI harus menjadi pelopor semangat kebangsaan dan pemersatu identitas bangsa, mengingat akar Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan berasal dari Bahasa Melayu, sebagaimana dikuatkan dalam sejarah Sumpah Pemuda 1928," ujar Tun Rahmat Shah.

Lebih lanjut ia menekankan, secara internal ISMI dituntut mampu membangun kekuatan soliditas dan kebersamaan antaranggota, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan lintas etnis dalam kehidupan berbangsa.

“Sebagai wadah para guru besar, doktor, anggota legislatif, profesional, hingga tokoh nasional dan internasional, ISMI harus mampu menjadi institusi pemikir yang aktif memberikan masukan konstruktif dan produktif bagi arah kebijakan pembangunan nasional yang pro-rakyat,” katanya.

Menurut tokoh yang telah meraih lebih dari 1.120 penghargaan nasional dan internasional, termasuk Primaniyarta Award dari Presiden Soeharto, Satyalancana Pembangunan dari Presiden SBY, dan Bintang Mahaputra Nararya dari Presiden Joko Widodo, kontribusi ISMI seharusnya dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas di seluruh penjuru Tanah Air.

Tun Rahmat Shah juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi masyarakat Melayu, mulai dari bidang ekonomi, pendidikan, sosial budaya, hingga partisipasi dalam birokrasi dan politik nasional. Oleh sebab itu, ISMI perlu hadir dengan solusi nyata dan keberpihakan terhadap permasalahan tersebut.

Kepedulian terhadap sesama adalah nilai dasar yang harus dimiliki ISMI, baik kepada sesama masyarakat Melayu maupun kepada seluruh etnis di Indonesia. Ini adalah pondasi penting dalam membangun masyarakat inklusif dan adil,” tegas beliau.

Sebagai tokoh yang dikenal luas dalam bidang konservasi flora-fauna dan menjabat di berbagai organisasi nasional, Rahmat Shah mengajak ISMI untuk hadir aktif dalam memperkuat persatuan dalam keberagaman, serta menjadi simbol cendekiawan yang rendah hati namun berdaya ubah besar.

“Dimanapun kita berada, ciptakan kebersamaan dan kepedulian, karena inilah modal utama menuju Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera,” ujarnya penuh harap.

Tun Rahmat Shah juga menyatakan dukungan pribadi terhadap kepemimpinan Bapak Nizhamul, S.E., M.M. sebagai Ketua Umum ISMI dan seluruh jajaran pengurus yang dinilai memiliki semangat pembaruan dalam memajukan organisasi.

“Saya siap mendukung peningkatan kinerja organisasi, baik melalui kontribusi pemikiran maupun optimalisasi roda organisasi ISMI seperti penguatan fungsi sekretariat, sistem informasi, dan kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat,” imbuhnya.

Menutup pernyataannya, Tun DR. H. Rahmat Shah menyampaikan harapan besar agar ISMI tumbuh menjadi organisasi yang modern, inklusif, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Melayu dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.