ILUNI UI Riau Gelar Seminar Nasional & Pelantikan Pengurus 2025–2028

ILUNI UI Riau gelar Seminar Nasional bertema stunting dan lantik 66 pengurus baru periode 2025–2028, dihadiri Gubernur Riau dan tokoh nasional UI.

ILUNI UI Riau Gelar Seminar Nasional & Pelantikan Pengurus 2025–2028
Foto bersama panitia, narasumber, dan pengurus ILUNI UI Riau usai pelantikan dan Seminar Nasional “Upaya Penanganan Stunting di Era Transformasi Digital Kesehatan” di Menara Poltekkes Riau, Pekanbaru.

LINTASTIMURMEDIA.COM – PEKANBARU – Berdasarkan hasil Musyawarah Wilayah Luar Biasa Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Wilayah Riau pada 26 April 2025, serta rapat Tim Formatur ILUNI UI Riau pada 7 Mei 2025, telah diputuskan bahwa ILUNI UI Wilayah Riau akan menyelenggarakan Seminar Nasional dan Pelantikan Pengurus ILUNI UI Wilayah Riau Periode 2025–2028. Acara ini akan berlangsung pada Sabtu, 26 Juli 2025, pukul 07.30–14.30 WIB di Menara Poltekkes Riau, Jalan Melur No. 103, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru. Kegiatan akan dihadiri oleh pengurus, panitia pelaksana, anggota ILUNI UI Riau, serta peserta seminar nasional. (25/7)

Ketua ILUNI UI Riau terpilih, Dr. Ibnu Rusdi, S.Kep, M.Kes, didampingi Sekretaris Firdaus Herliansyah, S.Kom, M.T.I., menyampaikan bahwa struktur organisasi ILUNI UI Riau menjangkau berbagai daerah di Provinsi Riau. Organisasi ini menjadi wadah strategis untuk mempererat tali silaturahmi antar alumni Universitas Indonesia, membangun kolaborasi lintas sektor, dan mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat, almamater, dan pembangunan daerah, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.

Dr. Ibnu menegaskan pentingnya sinergi alumni untuk menyukseskan Seminar Nasional Penanggulangan Stunting di Era Transformasi Digital Kesehatan serta pelantikan pengurus. Kegiatan seminar dan workshop ini merupakan bagian dari komitmen ILUNI UI Riau dalam menghadirkan program yang mendukung peningkatan kapasitas profesional dan keterampilan anggota. Harapannya, acara ini menjadi titik konsolidasi strategis bagi seluruh alumni UI di Riau untuk bergerak bersama membangun negeri.

Ketua Panitia, Dr. Mitra, SKM, MKM, didampingi Dr. Musfardi Rustam, SKM, M.Epid dan Hendrawan, SKM, M.Si., mengungkapkan bahwa pelantikan pengurus ILUNI UI Riau periode 2025–2028 akan dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal ILUNI UI Pusat. Ia menekankan pentingnya komunikasi efektif dan komitmen semua pihak agar acara ini tidak hanya menjadi ajang prestisius bagi alumni, tetapi juga bermanfaat luas bagi masyarakat dan pemangku kepentingan daerah.

Acara ini akan dihadiri oleh Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, M.Si., serta sejumlah tokoh Dewan Pertimbangan ILUNI UI Wilayah Riau, seperti Zainal Arifin, SKM, M.Kes; dr. Nuzelly Husnedi, MARS, SpKKLP; dr. Yohanes, M.Si, SpKKLP; Dr. H. Nopriadi, SKM, M.Kes; Aditia Merida Siregar, SH; dan Rinaldi, SE, M.Kes.

Seminar nasional yang akan digelar dalam rangkaian acara ini mengangkat tema sentral “Upaya Penanganan Stunting di Era Transformasi Digital Kesehatan”. Tema ini relevan dengan tantangan nasional dalam bidang kesehatan masyarakat dan akan dibahas oleh para narasumber terkemuka dari Universitas Indonesia, Universitas Riau, Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Poltekkes Kemenkes Riau, dan perwakilan dari SKK Migas. Narasumber terdiri dari akademisi, praktisi kesehatan, hingga profesional industri migas, memperkaya perspektif lintas sektor.

Dr. Mitra menjelaskan bahwa sasaran peserta seminar mencakup tenaga medis, tenaga kesehatan, dosen dan mahasiswa, alumni Universitas Indonesia, aparat pemerintah daerah, serta masyarakat umum yang peduli terhadap isu stunting dan pembangunan kesehatan.

Persiapan teknis untuk seminar dan pelantikan ini telah mencapai hampir 100 persen. Seluruh aspek mulai dari pembagian tugas panitia, penyusunan timeline kerja, rencana teknis pelaksanaan seminar secara luring dan daring, hingga konfirmasi narasumber dan undangan resmi telah dilaksanakan. Publikasi dan promosi kegiatan juga dilakukan secara masif, termasuk koordinasi dengan mitra eksternal seperti SKK Migas, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, dan institusi pendidikan tinggi.

Jumlah peserta seminar yang telah terdaftar mencapai 157 orang, baik secara daring maupun luring. Sementara itu, jumlah pengurus ILUNI UI Wilayah Riau yang akan dilantik sebanyak 66 orang. Capaian ini menjadi indikator kuat antusiasme alumni dalam mendukung agenda besar ini serta mewujudkan jejaring alumni UI yang aktif, inklusif, dan berdampak di Riau.

Beberapa pembicara kunci dalam Seminar Nasional Penanggulangan Stunting ini antara lain:

  • Prof. dr. Arfianti, M.Biomed, M.Sc, Ph.D., dengan materi: “Stunting: Bagaimana Interaksi Genetik dan Lingkungan Mempengaruhi Perkembangan Anak.”

  • Prof. Dr. Aslis Wirda Hayati, SP, M.Si., dengan materi: “Metode Baru Deteksi Dini Stunting Menggunakan Pyridinium Crosslink sebagai Biomarker.”

  • Dr. Mitra, SKM, MKM, dengan materi: “Intervensi Spesifik dan Sensitif dalam Penanggulangan Stunting.”

  • Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati, M.P.H., dengan materi: “Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Pembangunan Kesehatan.”

  • Yanin Kholison, S.Sos, M.Si., dengan materi: “Peran Industri Hulu Migas dalam Penanggulangan Stunting di Wilayah Kerja Operasi.”

Dengan menghadirkan para narasumber nasional lintas disiplin dan latar belakang, seminar ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis bagi percepatan penurunan angka stunting, khususnya di Provinsi Riau, seiring transformasi digital yang tengah berlangsung di sektor kesehatan nasional.