Perpustakaan Soeman HS Luncurkan Layanan Peminjaman Buku Online, Dorong Transformasi Digital Literasi di Riau
Perpustakaan Soeman HS Riau meluncurkan layanan peminjaman buku online. Inovasi ini mempermudah akses literasi dan mendorong budaya membaca masyarakat.
PEKANBARU – LINTASTIMURMEDIA.COM – Dunia literasi di Provinsi Riau kembali mendapat angin segar dengan hadirnya inovasi baru berupa layanan peminjaman buku secara online yang resmi diluncurkan di Perpustakaan Soeman HS, Rabu (1/10/2025). Kehadiran fasilitas digital ini diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam mengakses koleksi buku tanpa harus datang langsung ke perpustakaan, sekaligus memperkuat budaya literasi di tengah perkembangan era teknologi informasi.
Peluncuran layanan digital tersebut berlangsung meriah. Sejumlah pejabat pemerintah, pegiat literasi, akademisi, mahasiswa, hingga komunitas pembaca turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi. Antusiasme masyarakat yang hadir menjadi bukti bahwa literasi masih memiliki ruang besar untuk berkembang, apalagi jika didukung oleh inovasi layanan berbasis teknologi.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Indra, menegaskan bahwa terobosan peminjaman buku online merupakan langkah maju dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang lebih inklusif, modern, serta sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin literasi semakin dekat dengan masyarakat. Dengan layanan digital ini, tidak ada lagi batasan jarak maupun waktu untuk membaca,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa hadirnya layanan berbasis aplikasi ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk meningkatkan minat baca, sekaligus mendorong transformasi digital di bidang literasi. Menurutnya, perpustakaan harus menjadi ruang publik yang ramah teknologi dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Perpustakaan harus menjadi ruang yang ramah teknologi, tempat di mana semua orang bisa belajar dengan mudah, cepat, dan menyenangkan,” tambah Indra.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa layanan peminjaman buku online ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa yang memiliki keterbatasan waktu untuk hadir secara fisik ke perpustakaan.
“Dengan hanya menggunakan gawai, masyarakat bisa memilih dan meminjam buku. Hal ini akan mendorong budaya membaca semakin kuat di kalangan generasi muda maupun masyarakat umum,” jelasnya.
Indra juga berharap inovasi digital ini tidak hanya digunakan oleh kalangan akademisi, tetapi juga masyarakat luas.
“Kami ingin semua lapisan masyarakat terbiasa membaca, karena membaca adalah kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya.
Sementara itu, Bunda Literasi Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid, menilai peluncuran inovasi layanan digital tersebut sebagai momentum penting dalam perjalanan pembangunan budaya literasi di Bumi Lancang Kuning. Ia menegaskan bahwa membaca harus dimudahkan, bukan dipersulit.
“Kehadiran layanan online ini tentu akan semakin mendorong anak-anak, remaja, hingga generasi muda lebih dekat dengan buku. Membaca kini semakin mudah diakses kapan saja dan di mana saja,” katanya.
Henny juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini secara maksimal.
“Mari kita jadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari. Dengan literasi yang kuat, kita akan melahirkan generasi cerdas, kritis, dan berkarakter, sehingga mampu menghadapi tantangan global,” pungkasnya.
Peluncuran layanan ini menandai langkah besar bagi Provinsi Riau dalam mendukung Gerakan Nasional Gemar Membaca yang dicanangkan pemerintah pusat. Dengan transformasi digital ini, Perpustakaan Soeman HS bukan hanya sekadar gedung penyimpanan buku, melainkan juga motor penggerak literasi yang menyatukan masyarakat Riau dalam ekosistem membaca berbasis teknologi.





















