Safari Ramadhan Pemkab Siak di Tualang, Wabup Syamsurizal Ajak Warga Dukung Program Pembangunan
Safari Ramadhan Pemkab Siak di Masjid Al Muhajirin Tualang dipimpin Wabup Syamsurizal. Pemkab Siak salurkan bantuan, dorong pemekaran Kampung Perawang Indah serta ajak masyarakat mendukung program pembangunan dan kesejahteraan.
TUALANG, LINTASTIMURMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Siak kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah sebagai momentum mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan yang sarat makna keagamaan dan kebersamaan tersebut kali ini dilaksanakan di Masjid Al Muhajirin KM 17 Kampung Perawang Barat, Jalan Lintas Minas–Perawang, Kecamatan Tualang, Rabu (11/3/2026).
Rombongan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Siak dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Siak Syamsurizal bersama jajaran perangkat daerah. Kehadiran rombongan pemerintah daerah tersebut disambut hangat oleh Sekretaris Camat Tualang Andri Fauzar, penghulu kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan jamaah Masjid Al Muhajirin yang turut memadati lokasi kegiatan.
Kegiatan Safari Ramadhan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Siak.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk kembali bertatap muka langsung dengan masyarakat Kecamatan Tualang dalam suasana penuh berkah di bulan suci Ramadhan. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Siak yang telah memberikan kepercayaan kepada kepemimpinan Bupati Siak Afni Z bersama dirinya untuk memimpin daerah berjuluk Negeri Istana tersebut.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi energi penting bagi pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat kepada kami untuk memimpin Kabupaten Siak. Amanah ini tentu akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan daerah dan kesejahteraan seluruh masyarakat,” ungkap Syamsurizal di hadapan jamaah.
Pada kesempatan tersebut, Syamsurizal juga menyinggung rencana pemekaran wilayah KM 17 yang saat ini masih menjadi bagian dari Kampung Perawang Barat. Ia menjelaskan bahwa kawasan tersebut direncanakan akan dimekarkan menjadi kampung baru dengan nama Kampung Perawang Indah.
Namun demikian, proses pemekaran tersebut masih berada pada tahap pemenuhan berbagai persyaratan administrasi yang harus diselesaikan sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Wilayah KM 17 ini ke depan direncanakan menjadi kampung baru bernama Perawang Indah. Saat ini prosesnya masih dalam tahap melengkapi persyaratan administrasi. Kita berharap seluruh prosesnya dapat berjalan lancar sehingga aspirasi masyarakat dapat segera terwujud,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati Siak juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung dan berpartisipasi aktif dalam berbagai program pembangunan pemerintah, baik yang bersumber dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Beberapa program strategis yang disampaikan di antaranya adalah Program Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
Menurut Syamsurizal, keberhasilan program-program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung berbagai program pemerintah seperti Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran pemerintah kecamatan dan kampung dalam mengidentifikasi serta mengusulkan kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing. Oleh karena itu, dirinya menginstruksikan kepada pemerintah kecamatan agar terus aktif menyampaikan berbagai usulan pembangunan yang berasal dari tingkat kampung.
“Nantinya usulan pembangunan dari masyarakat melalui pemerintah kecamatan akan kami teruskan kepada pemerintah pusat agar dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan nasional,” terang Syamsurizal.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap sarana ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat, dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut Pemerintah Kabupaten Siak juga menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Al Muhajirin berupa sajadah, Al-Qur’an, serta sarung yang diharapkan dapat mendukung aktivitas ibadah jamaah di masjid tersebut.
Selain itu, melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak, pemerintah daerah juga menyalurkan Paket Ramadhan Bahagia berupa santunan uang tunai kepada 10 orang penerima manfaat yang terdiri dari imam masjid, gharim, guru mengaji, serta para mustahik. Total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp5 juta.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat nilai-nilai solidaritas sosial sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan Safari Ramadhan ini juga semakin khidmat dengan adanya tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustaz H. Maruli Ashari Hasibuan. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan serta memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an.
Ia menekankan bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman hidup bagi umat Islam.
“Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Maka sudah sepatutnya kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, tidak hanya dibaca tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Melalui kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Siak ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Siak yang maju, religius, serta sejahtera.
Momentum Ramadhan pun diharapkan menjadi ruang dialog yang positif antara pemerintah dan masyarakat, sehingga setiap aspirasi dan harapan masyarakat dapat terakomodasi dalam proses pembangunan daerah di masa mendatang.
Sumber: Eko / MC Siak





















