PJ Penghulu Parit Aman Gelar Sosialisasi Cegah Kenakalan Remaja

PJ Penghulu Parit Aman bersama Polsek Bangko gelar sosialisasi kenakalan remaja di Kecamatan Bangko, Rokan Hilir. Kegiatan ini bertujuan membina generasi muda agar menjauhi narkoba dan tindakan kriminal demi masa depan Indonesia Emas 2045.

PJ Penghulu Parit Aman Gelar Sosialisasi Cegah Kenakalan Remaja
Langkah Nyata PJ Penghulu Parit Aman: Sosialisasi Kenakalan Remaja Menuju Perubahan Sosial di Kecamatan Bangko

LINTASTIMURMEDIA.COM – ROHIL – Pada Rabu, 16 Juli 2025, redaksi biro Rokan Hilir melaporkan bahwa Penjabat (PJ) Penghulu Kepenghuluan Parit Aman, Zulkifli, bersama perangkat desa, terus menunjukkan komitmen perubahan positif dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi kenakalan remaja yang bertujuan membangun kesadaran generasi muda akan dampak negatif pergaulan bebas dan perilaku melawan hukum.

Sosialisasi yang digelar di Gedung Pertemuan Kepenghuluan Parit Aman, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir ini menggandeng unsur penegak hukum dari Polsek Bangko sebagai narasumber utama. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pencegahan kenakalan remaja yang menjadi salah satu prioritas kebijakan perubahan sosial di lingkungan desa.

Hadir sebagai narasumber dalam giat edukasi tersebut, antara lain:

  • Kapolsek Bangko AKP Buyung Kardinal, SH., MH.

  • Perwakilan Unit Reskrim Polsek Bangko, Aiptu Ramadhan, yang mewakili Kanit Reskrim Iptu Irwandy H. Turnip, SH., MH.

  • Bhabinkamtibmas Bripka Suwartono.

  • Ketua BPKep Parit Aman Neka Gustiranda.

  • Ketua Koperasi Desa Merah Putih Parit Aman Maswanto.

  • Ketua Karang Taruna Dedi Kurniawan.

  • Para Ketua RT, RW, dan Dusun se-Kepenghuluan Parit Aman.

  • Tokoh masyarakat, tokoh agama, cendekiawan, tokoh pemuda, serta ratusan warga lainnya.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, serta bebas dari kenakalan remaja.

Dalam arahannya, Kapolsek Bangko AKP Buyung Kardinal, SH., MH., menegaskan pentingnya menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, serta tindakan kriminal seperti pencurian. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan bertindak tegas jika terdapat remaja yang terbukti membuat keresahan dan merugikan masyarakat.

"Kami tidak akan ragu mengambil tindakan hukum jika ada anak-anak muda yang melanggar ketertiban umum, apalagi jika orang tua tidak mampu melakukan pembinaan. Proses hukum akan kami jalankan sesuai ketentuan demi memberikan efek jera,” ujar Kapolsek Bangko.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam kasus pencurian dengan nilai di bawah Rp2.500.000, pelaku tetap akan diproses hukum meskipun tidak ditahan. Proses persidangan tetap dilakukan, dan vonis akan diberikan berdasarkan pertimbangan hakim. Hal ini menjadi bentuk edukasi hukum kepada masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam pelanggaran hukum sekecil apa pun.

Saat dikonfirmasi tim awak media Sambar ID, PJ Penghulu Kepenghuluan Parit Aman Zulkifli, melalui Sekretaris Desa Suparji, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberi dampak positif.

"Kami berharap seluruh lapisan masyarakat, terutama remaja di Kepenghuluan Parit Aman, dapat mengambil pelajaran dari sosialisasi ini. Semoga pesan moral dan edukasi hukum yang disampaikan hari ini menjadi pengingat pentingnya menjauhi pergaulan bebas dan menjaga nama baik desa," ungkap Zulkifli melalui Sekdes Suparji.

Zulkifli menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan manusia menuju Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda harus tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, bermoral, dan mampu membawa nama baik desa serta menjadi contoh positif di tengah masyarakat.

"Remaja adalah generasi penerus bangsa. Mereka harus mampu menjadi agen perubahan sosial dan pemimpin masa depan. Kami mendorong mereka untuk terus berkarya, berinovasi, dan membangun karakter yang kuat demi masa depan yang lebih baik," tutupnya.